Minta Laga Timnas Indonesia vs Irak Digelar Sore, Permintaan Shin Tae Yong Jadi Tanda Tanya

AKURAT BANTEN - Kabarnya laga Timnas Indonesia vs Irak pada 6 Juni 2024 mendatang akan digelar sore hari dengan kick of pukul 16.00 WIB.
Kabar perubahan laga Timnas Indonesia vs Irak tersebut diduga atas permintaan dari Shin Tae Yong.
“Iya benar untuk pertandingan melawan Irak kick off nya maju jam 16.00 WIB,” kata Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji.
Namun sampai saat ini belum diketahui alasan pasti mengapa sang pelatih meminta hal tersebut.
“Sebenarnya, tidak ada alasan pasti, hanya saja sesuai permintaan Shin Tae Yong,” tambah Sumardji.
Sementara itu, untuk laga Timnas Indonesia melawan Filipina pada 11 Juni 2024 mendatang tetap akan digelar pukul 19.30 WIB.
Jika kita bisa menerka mungkin Shin Tae Yong menginginkan kick off sore dikarenakan ada kemungkinan kepadatan penonton di SUGBK yang berpotensi membuat udara semakin panas.
Hal tersebut dapat kita lihat pada saat Nathan Tjoe A On melawan Vietnam di SUGBK pada Maret lalu.
Bahkan Nathan sendiri yang bercerita bahwa dirinya kesulitan untuk bernapas dan kepanasan pada saat pertandingan yang akhirnya hanya memainkan satu babak sebelum diganti oleh Pratama Arhan.
Baca Juga: Dihujat Usai Lakukan Gol Bunuh Diri, Ibunda Pratama Arhan: Tolong Jangan Hujat Mereka!
Selain itu, di sisi lain Thom Haye juga bahkan hanya berada di tribune dan tidak turun ke lapangan karena merasa kepanasan dan sesak.
“Saya hanya kesulitan bernapas di tribune,” ujar Thom Haye sambil membenarkan cerita Nathan.
“Anda mendapatkan banyak tekanan dari panas itu,” tambahnya.
Meski demikian, tidak diketahui secara pasti mengenai alasan Shin Tae Yong menginginkan kick off dilaksanakan sore sementara laga dengan Filipina tetap digelar pada pukul 19.30 WIB.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8Viral! Antrean Makan Bergizi Gratis di SMK Kebumen Berujung Aksi Duel Mencekam, Korban Diseret ke Lahan Kosong, Ini Kronologinya
- 9Rodri Tiba di Barcelona, Sang Ballon d'Or Langsung Ungkap Mimpi Besarnya Bersama Blaugrana
- 10Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas






