Deretan Prestasi Pembalap Muda Indonesia Veda Ega Pratama, Hingga Jadi Sorotan Media Internasional

AKURAT BANTEN - Talenta muda potensial Indonesia Veda Ega Pratama, kini disorot publik dalam negeri maupun luar negeri, gegara torehan prestasinya yang sangat luar biasa di ajang Moto3.
Sang penunggang kuda besi ini, merupakan anak dari mantan pembalap nasional Indonesia, Sudarmono yang juga pernah kesohor di eranya.
Darah balapnya mengalir dari sang ayah, yang sebelumnya berkecimpung lama di dunia balap nasional, mulai dari kategori bebek, sport 150, sport 250 cc, hingga supersport 600 cc.
Deretan prestasi Veda Ega Pratama
Pada tahun 2019, Juara Astra Honda Racing School.
Pada tahun 2018/2019, juara Honda Dream Cup.
Pada tahun 2019, juara One Prix kelas pemula.
Pada tahun 2023, Juara Umum Asia Talent Cup, pembalap Indonesia pertama yang menjuarai ajang ini.
Pada tahun 2023, Asia Road Racing Championship (ARRC), Peringkat ke-3 AP250.
Pada tahun 2024, peringkat ke-6 SS600 diajang yang sama.
Pada tahun 2025, Red Bull MotoGP Rookies Cup, meraih posisi runner-up (peringkat ke-2) klasemen akhir dengan kemenangan ganda di Sirkuit Mugello, Italia.
Pada tahun 2026, Debut Gemilang Moto3 Finis posisi ke-5 pada balapan pembuka Moto3 di Sirkuit Buriram, Thailand, menjadikannya pembalap Indonesia pertama yang mencapai hasil tersebut di kelas Grand Prix.
Baca Juga: Geger! Media Iran Kabarkan Kematian PM Israel Benjamin Netanyahu dalam Serangan Rudal
Karena debut gemilangnya di Moto3 2026 inilah, media internasional mulai membicarakannya, bahkan Ia dinilai berpotensi jadi pembalap papan atas.
Hal ini, dinilai oleh para pengamat Moto3 saat Grand Prix di Buriram Thailand, pada 1 Maret 2026, Veda mampu mempertahankan posisi kelima pada lap pembuka, sebelum tersalip oleh Ryusei Yamanaka dan David Munoz. Pada Lap 2, Yamanaka jatuh, membuat Veda naik ke posisi 6. Veda akhirnya finis kelima.
Atas prestasinya, Speedweek pada Kamis (5/3/2026) lalu, memuji performa Veda dalam balapan pertamanya yang mampu menembus 5 besar dan memiliki catatan waktu terbaik.
Baca Juga: Viral Lele Mentah di Menu Makan Gratis Pamekasan, BGN Akhirnya Buka Suara: Ternyata Ini Alasannya!
"Veda melewati garis finis di posisi kelima dalam balapan debutnya, di depan Brian Uriarte. Lap tercepatnya (1'41,334) hanya terpaut 0,104 detik dari waktu terbaik yang dicetak oleh Perrone yang berasal dari Argentina," tulis media tersebut.
Bahkan media Jerman memuji setinggi langit, atas raihan debutnya sebagai Rookie di atas lintasan Moto3 baru-baru ini.
"Ini berarti Pratama sama kompetitifnya dengan kandidat juara lainnya, Maximo Quiles. Binaan Marc Marquez, yang dinobatkan sebagai debutan terbaik 2025, ini juga finis kelima dalam debutnya," lanjut media Jerman ini.
Baca Juga: Siapa Hasna dan Hasni? Si Kembar Tunarungu yang Videonya Viral dan Bikin Netizen Salut
Dengan hasil ini, Veda menduduki peringkat kelima di klasemen dengan 11 poin. Menurutnya, pengalaman selama di Thailand akan sangat berguna untuk menjalani seri berikutnya, yakni di Brasil pada 20-22 Maret 2026.
"Ini debut saya di kejuaraan dunia dan saya rasa kami telah bekerja sangat baik bersama tim. Saya banyak belajar dari balapan ini, dan pengalaman itu akan sangat penting untuk masa depan," ujar Veda via rilis resmi tim.
Atas prestasinya, Veda mengucapkan terima kasih kepada timnya, karena kerja keras mereka dalam meningkatkan performa motor yang Ia tunggangi.
Baca Juga: Viral Narasi Netanyahu Kabur ke Jerman, Cek Fakta di Balik Posisi Pesawat Wing of Zion!
"Finis kelima hasil yang sangat baik untuk balapan pertama, jadi saya sangat senang. Terima kasih kepada tim, karena mereka bekerja dengan hebat. Kami akan terus bekerja keras dan terus meningkatkan performa di balapan berikutnya," tutupnya.
Sebagai Informasi, Veda Ega Pratama dan Muhammad Kiandra Ramadhipa menjadi dua pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang tahun ini berlaga di balap Eropa.
Veda balap di kejuaraan Red Bull Rookies dan JuniorGP, sedangkan Ramadhipa tampil di Red Bull Rookies dan European Talent Cup.
Namun tidak banyak yang tahu, di Eropa para pembalap muda ini tidak hanya tampil untuk balap saja, karena nyatanya, di luar agenda balap mereka masih tinggal di Eropa.
Anggono Iriawan, Manager Motorsport PT AHM mengungkapkan, hasil yang diraih pembalap muda binaan AHM sekarang merupakan buah dari perjalanan panjang. *******
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










