Oxford United Tetap Percaya pada Ole dan Marselino di Tengah Luka Degradasi

AKURAT BANTEN - Musim yang berat akhirnya harus ditutup dengan kenyataan pahit bagi Oxford United F.C. setelah klub berjuluk The Yellows tersebut resmi terdegradasi dari EFL Championship dan kembali turun ke League One musim depan.
Namun di tengah situasi yang penuh evaluasi besar dan perombakan skuad, ada kabar yang cukup menarik bagi pencinta sepak bola Indonesia karena dua pemain tim nasional Indonesia, Ole Romeny dan Marselino Ferdinan, dipastikan tetap dipertahankan oleh Oxford United untuk menghadapi musim baru.
Kepastian tersebut muncul setelah Oxford mengumumkan daftar pemain yang dilepas pada akhir musim. Dalam daftar itu terdapat 10 nama yang dipastikan meninggalkan klub setelah kontraknya berakhir, termasuk beberapa pemain yang sebenarnya cukup penting dalam perjalanan Oxford selama dua musim terakhir di Championship. Namun menariknya, nama Ole maupun Marselino tidak termasuk dalam daftar pemain yang dicoret.
Keputusan itu langsung memunculkan banyak pembahasan karena Oxford tampaknya masih melihat potensi besar dari kedua pemain Indonesia tersebut meski kontribusi mereka musim ini belum terlalu besar secara statistik.
Baca Juga: Piala Presiden 2026 Jadi Panggung Daerah, Talenta Lokal Kini Punya Kesempatan Besar
Situasi ini juga menunjukkan bahwa klub masih memiliki rencana jangka panjang terhadap Ole dan Marselino, terutama dalam proyek membangun ulang tim setelah degradasi.
Salah satu pemain yang cukup mendapat perhatian adalah Ole Romeny. Penyerang berdarah Indonesia-Belanda tersebut musim ini tampil sebanyak 18 kali bersama Oxford, dengan rincian 16 penampilan di Championship dan dua laga di Piala FA.
Meski belum benar-benar menjadi pemain utama, Ole beberapa kali menunjukkan karakter permainan yang cukup cocok dengan sepak bola Inggris, terutama lewat mobilitas tinggi, kemampuan membuka ruang, dan agresivitas saat menyerang.
Sementara itu, perjalanan Marselino Ferdinan musim ini memang tidak berjalan mudah. Gelandang muda Indonesia itu sempat dipinjamkan ke klub Slovakia, AS Trenčín, tetapi hanya mencatat tiga penampilan sepanjang masa peminjamannya.
Baca Juga: Liverpool Mulai Siapkan Era Baru, Matias Soule Disebut Masuk Radar Pengganti Mohamed Salah
Meski begitu, Marselino tetap dianggap sebagai salah satu talenta muda paling menarik yang dimiliki sepak bola Indonesia saat ini.
Banyak pendukung tim nasional Indonesia sebenarnya masih berharap besar terhadap perkembangan Marselino di Eropa.
Pemain berusia 21 tahun itu sebelumnya dikenal sebagai salah satu wonderkid terbaik Asia Tenggara setelah tampil menonjol bersama Persebaya Surabaya dan timnas Indonesia di berbagai kelompok usia.
Di sisi lain, Oxford United memang tengah memasuki fase penting setelah gagal bertahan di Championship. Klub hanya mampu finis di posisi ke-22 klasemen akhir dengan koleksi 47 poin dari 46 pertandingan, hasil yang membuat mereka harus kembali turun ke kasta ketiga sepak bola Inggris setelah dua musim mencoba bertahan di level yang lebih tinggi.
Baca Juga: Final FA Cup Jadi Penentuan! Chelsea Punya Kesempatan Ubah Musim yang Nyaris Gagal
Kepala Operasional Sepak Bola Oxford United, Ed Waldron, juga mengisyaratkan bahwa klub akan melakukan pembangunan ulang skuad untuk mengejar target promosi musim depan.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pemain yang meninggalkan klub atas kontribusi dan profesionalisme mereka selama di Oxford United,” ujar Waldron melalui laman resmi klub.
Ia juga menambahkan bahwa proses perekrutan pemain baru sudah mulai berjalan dan Oxford akan mencari kualitas tambahan demi membawa klub kembali ke Championship secepat mungkin.
Pernyataan itu membuat banyak pihak mulai penasaran apakah Ole dan Marselino nantinya akan mendapat peran lebih besar di League One musim depan.
Baca Juga: Manchester City Belum Menyerah, Perebutan Gelar Premier League Kini Makin Gila
Bagi pencinta sepak bola Indonesia, keputusan Oxford mempertahankan dua pemain timnas tersebut tentu menjadi kabar positif. Sebab meski perjalanan mereka di Eropa belum sepenuhnya mulus, kesempatan bertahan di sepak bola Inggris tetap menjadi langkah penting untuk perkembangan karier keduanya.
Kini tantangan terbesar ada pada bagaimana Ole dan Marselino memanfaatkan musim depan sebagai momentum untuk membuktikan bahwa mereka layak menjadi bagian penting proyek baru Oxford United.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Tiga Kartu Merah dan Dua Gol, Meksiko Buka Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan
- 10Prediksi Australia vs Turki: Adu Generasi Baru di Laga Pembuka Grup D




