Arsenal Akhirnya Juara Liga Inggris! Kutukan 22 Tahun Resmi Berakhir di Era Arteta

AKURAT BANTEN - Penantian panjang para pendukung Arsenal FC akhirnya benar-benar berakhir. Setelah 22 tahun menunggu dengan penuh harapan, rasa sakit, hingga berbagai kegagalan yang berkali-kali menghancurkan mimpi mereka di akhir musim, The Gunners resmi memastikan diri sebagai juara Premier League 2025/2026.
Gelar yang terasa begitu emosional itu akhirnya datang pada Rabu (20/5) dini hari WIB setelah rival utama mereka, Manchester City, gagal meraih kemenangan saat bertandang ke markas Bournemouth.
Di Stadion Vitality, City hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan AFC Bournemouth dalam pertandingan yang berlangsung penuh tekanan.
Hasil tersebut membuat skuad asuhan Pep Guardiola tertahan di angka 78 poin, sementara Arsenal tetap kokoh di puncak klasemen dengan 82 poin. Karena musim hanya menyisakan satu pertandingan lagi, City dipastikan tidak mampu mengejar perolehan poin Arsenal.
Baca Juga: Daftar Skuad Portugal untuk Piala Dunia 2026 Resmi Dirilis, Ronaldo Masih Jadi Raja Selecao!
Ironisnya, malam penentuan gelar Arsenal justru lahir bukan dari kemenangan mereka sendiri, melainkan dari kegagalan sang juara bertahan menjaga asa hingga pekan terakhir.
Bournemouth tampil mengejutkan di depan publik sendiri dan sempat membuat Manchester City frustrasi sepanjang pertandingan setelah Eli Junior Kroupi mencetak gol pembuka pada menit ke-39.
City baru mampu membalas lewat gol Erling Haaland di masa injury time, namun hasil imbang tetap menjadi akhir yang sangat menyakitkan bagi mereka sekaligus pesta besar untuk Arsenal.
Bagi Arsenal, gelar ini terasa jauh lebih dalam daripada sekadar trofi liga biasa. Sebab terakhir kali mereka menjadi juara Premier League terjadi pada musim 2003/2004 saat masih dilatih Arsene Wenger dan mencatat sejarah sebagai tim “Invincibles” yang menyelesaikan musim tanpa kekalahan.
Baca Juga: Prediksi Pemain Bournemouth vs Manchester City, Haaland Siap Mengamuk di Laga Penentu Gelar!
Setelah era emas itu berakhir, Arsenal perlahan tenggelam dari persaingan papan atas dan lebih sering menjadi bahan ejekan karena gagal menjaga konsistensi.
Beberapa musim terakhir sebenarnya Arsenal sempat mendekati trofi, tetapi selalu kehilangan momentum di saat paling menentukan.
Musim lalu misalnya, mereka harus rela melihat Manchester City kembali menjadi juara setelah duel ketat hingga pekan akhir. Namun musim ini cerita akhirnya berubah total.
Keberhasilan Arsenal tidak bisa dilepaskan dari tangan dingin Mikel Arteta. Ketika pertama kali datang menggantikan Unai Emery beberapa tahun lalu, Arteta sempat diragukan karena minim pengalaman sebagai pelatih kepala.
Baca Juga: Persib Bisa Juara, Bandung Bersiap Membara! Pengamanan Super Ketat Disiapkan di GBLA
Bahkan ia beberapa kali hampir kehilangan pekerjaannya ketika Arsenal terpuruk di papan tengah. Namun manajemen klub memilih bersabar dan tetap percaya pada proyek jangka panjang yang dibangun mantan kapten Arsenal tersebut.
Kini kesabaran itu terbayar lunas. Arteta berhasil membentuk skuad muda yang solid dengan kombinasi pemain seperti Bukayo Saka, Martin Odegaard, Declan Rice, hingga William Saliba yang tampil sangat konsisten sepanjang musim. Arsenal bukan hanya bermain atraktif, tetapi juga jauh lebih matang secara mental dibanding beberapa musim sebelumnya.
Menariknya lagi, gelar Premier League ini bisa menjadi awal dari sesuatu yang lebih besar. Arsenal kini bersiap menghadapi final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain pada 30 Mei mendatang.
Karena gelar liga sudah dipastikan, Arteta memiliki kesempatan untuk merotasi pemain saat menghadapi Crystal Palace di laga terakhir Premier League demi menjaga kondisi fisik para pemain inti.
Baca Juga: Joao Pedro Dicoret dari Skuad Brasil, Neymar Justru Pesta Comeback ke Piala Dunia 2026
Situasi itu membuat mimpi meraih double winners kini terasa semakin nyata untuk Arsenal. Setelah dua dekade hidup dalam bayang-bayang masa lalu, The Gunners akhirnya kembali berdiri di puncak sepak bola Inggris — dan kali ini mereka tampak belum ingin berhenti.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Jerman Peringatkan Rusia Bisa Ancam NATO pada 2029, Eropa Mulai Siaga Perang
- 10Tiga Kartu Merah dan Dua Gol, Meksiko Buka Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan








