Tak Mau Tinggal di AS, Timnas Iran Pilih Meksiko untuk Piala Dunia 2026

AKURAT BANTEN - Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026, Timnas Iran membuat keputusan yang cukup mengejutkan dunia sepak bola.
Team Melli resmi memindahkan markas mereka dari Amerika Serikat ke Meksiko selama turnamen berlangsung. Keputusan itu langsung menjadi sorotan karena berkaitan dengan isu keamanan, visa, hingga situasi geopolitik yang sedang memanas di Timur Tengah.
Sebelumnya, Iran dijadwalkan menggunakan Tucson, Arizona, sebagai base camp selama tampil di Piala Dunia 2026.
Namun Federasi Sepak Bola Iran akhirnya mengajukan permintaan kepada FIFA untuk memindahkan markas mereka ke Tijuana, Meksiko. Permintaan tersebut kini telah disetujui secara resmi oleh FIFA.
Baca Juga: Lionel Messi Cedera di Saat Terburuk, Mimpi Argentina Pertahankan Gelar Mulai Terancam?
Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menyebut keputusan itu diambil setelah melalui sejumlah pertemuan penting dengan FIFA dan panitia penyelenggara Piala Dunia.
“Permintaan kami untuk mengubah markas tim dari Amerika Serikat ke Meksiko telah disetujui,” ujar Mehdi Taj seperti dikutip AP dan CNN Indonesia.
Iran memilih Tijuana karena lokasinya yang berada di perbatasan Meksiko dan Amerika Serikat. Kota tersebut dinilai lebih aman sekaligus tetap memudahkan mobilitas tim menuju lokasi pertandingan mereka di Amerika Serikat.
Dalam fase grup Piala Dunia 2026 nanti, Iran dijadwalkan menghadapi Selandia Baru dan Belgia di Los Angeles sebelum bertemu Mesir di Seattle.
Baca Juga: Arsenal Juara, MU Bangkit! Ini Daftar Lengkap Wakil Inggris di Liga Champions 2026/2027
Mehdi Taj menyebut jarak penerbangan dari Tijuana ke Los Angeles hanya sekitar 55 menit sehingga dinilai jauh lebih efektif dibanding tetap bermarkas di Arizona.
Selain faktor jarak, persoalan visa juga menjadi pertimbangan utama Iran. Dalam beberapa bulan terakhir, federasi sepak bola Iran memang sempat mengkhawatirkan kemungkinan hambatan administrasi dan keamanan jika seluruh tim harus tinggal di wilayah Amerika Serikat.
Reuters melaporkan bahwa Iran bahkan meminta jaminan khusus dari FIFA terkait visa, keamanan, dan perlakuan terhadap delegasi mereka selama Piala Dunia berlangsung.
Keputusan ini membuat Iran menjadi salah satu tim dengan persiapan paling unik menjelang Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Barcelona Kuasai Timnas Spanyol, Real Madrid Malah Hilang dari Piala Dunia 2026!
Di tengah situasi politik yang sensitif, sepak bola kembali menunjukkan bahwa faktor nonteknis bisa sangat memengaruhi perjalanan sebuah tim nasional.
Meski begitu, Iran tetap datang dengan ambisi besar. Team Melli berhasil lolos ke Piala Dunia untuk keempat kalinya secara beruntun dan ketujuh sepanjang sejarah mereka. Namun hingga kini, Iran belum pernah berhasil melewati fase grup Piala Dunia.
Generasi kali ini dipimpin sejumlah pemain berpengalaman seperti Mehdi Taremi dan Sardar Azmoun yang diharapkan mampu membawa Iran mencetak sejarah baru. Apalagi sepak bola Iran dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan cukup signifikan di level Asia.
Menariknya, keputusan Iran pindah ke Meksiko juga memunculkan banyak reaksi di media sosial. Sebagian fans menilai langkah tersebut sebagai strategi cerdas agar tim lebih fokus menghadapi turnamen tanpa dibayangi persoalan politik.
Baca Juga: Bobotoh Mulai Cemas! Pelatih Juara Persib Disebut Bisa Tinggalkan Bandung Musim Depan
Namun ada pula yang menganggap situasi ini menunjukkan betapa kompleksnya penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Kini perhatian publik tertuju pada bagaimana Iran mempersiapkan diri di Tijuana sebelum memulai perjalanan mereka di Grup G.
Di atas lapangan, Team Melli tetap ingin membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap dalam turnamen terbesar sepak bola dunia.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







