Banten

Neymar Menangis Saat Dipanggil ke Piala Dunia 2026, Comeback Sang Raja Brasil Akhirnya Jadi Nyata

Aullia Rachma Puteri | 21 Mei 2026, 21:55 WIB
Neymar Menangis Saat Dipanggil ke Piala Dunia 2026, Comeback Sang Raja Brasil Akhirnya Jadi Nyata
Neymar comeback di Piala Dunia 2026.

AKURAT BANTEN - Kembalinya Neymar ke skuad Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026 menjadi salah satu momen paling emosional dalam dunia sepak bola pekan ini, karena setelah hampir tiga tahun dihantui cedera, kritik, hingga keraguan soal masa depannya bersama Selecao, sang megabintang akhirnya kembali mendapat tempat di panggung terbesar sepak bola dunia.

Reaksi Neymar setelah namanya diumumkan oleh pelatih Carlo Ancelotti bahkan langsung menjadi sorotan publik dunia, sebab pemain berusia 34 tahun itu terlihat tidak mampu menahan air mata ketika mengetahui dirinya resmi masuk skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026.

Momen tersebut terasa sangat spesial karena perjalanan Neymar menuju Piala Dunia kali ini benar-benar tidak mudah.

Cedera ACL yang dialaminya pada Oktober 2023 sempat membuat banyak pihak percaya karier internasionalnya bersama Brasil perlahan akan berakhir, apalagi Neymar juga beberapa kali mengalami masalah kebugaran selama memperkuat Santos FC setelah kembali dari Arab Saudi.

Baca Juga: Dari Klub Medioker Jadi Raja Eropa, Aston Villa Akhiri Kutukan 44 Tahun dengan Cara Fantastis

Namun, semua keraguan itu akhirnya runtuh ketika Carlo Ancelotti memasukkan nama Neymar ke dalam daftar final skuad Brasil untuk turnamen terbesar dunia tersebut.

Menurut sejumlah laporan media internasional, Neymar menyaksikan pengumuman skuad Brasil bersama keluarga dan orang-orang terdekatnya di rumah.

Ketika namanya disebut, suasana langsung berubah emosional karena Neymar terlihat menangis sambil memeluk orang-orang di sekitarnya.

Bahkan dalam salah satu pernyataannya, Neymar mengaku dirinya menangis selama berjam-jam karena merasa perjuangan panjangnya akhirnya terbayar lunas.

Baca Juga: 44 Tahun Menunggu! Pangeran William Tak Kuasa Tahan Emosi Saat Aston Villa Angkat Trofi

“Sangat sulit untuk tidak emosional setelah semua yang saya lalui,” ungkap Neymar dalam pernyataan yang kemudian viral di media sosial. Ia juga menyebut air mata tersebut sebagai “tangisan kebahagiaan murni” setelah berhasil bangkit dari periode terberat dalam kariernya.

Bagi publik Brasil, kembalinya Neymar memang menghadirkan harapan besar sekaligus nostalgia. Sebab, hingga saat ini Neymar masih menjadi top skor sepanjang masa Timnas Brasil dengan koleksi 79 gol dari 128 pertandingan internasional, melewati rekor legenda sepak bola dunia Pelé.

Meski usianya sudah tidak muda lagi dan performanya kerap terganggu cedera dalam beberapa musim terakhir, pengalaman Neymar dianggap masih sangat penting bagi Brasil yang kini sedang memasuki era baru bersama Carlo Ancelotti.

Terlebih, Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi turnamen internasional terakhir Neymar bersama Selecao sehingga atmosfer emosional di sekitar comeback-nya terasa semakin besar.

Baca Juga: Gila! Emi Martinez Ternyata Cedera Parah Sebelum Final Liga Europa, Tetap Main dan Angkat Trofi

Menariknya, pemanggilan Neymar juga memunculkan perdebatan di Brasil. Sebagian pihak mempertanyakan keputusan Ancelotti karena Neymar belum benar-benar konsisten setelah pulih dari cedera.

Bukan hanya itu, beberapa hari sebelum pengumuman skuad ia sempat mengalami masalah pada betisnya saat membela Santos. Meski begitu, tim medis Brasil optimistis Neymar akan pulih tepat waktu untuk tampil di Piala Dunia nanti.

Kini, seluruh perhatian publik Brasil tertuju pada Neymar dan generasi baru Selecao yang akan mencoba membawa pulang trofi Piala Dunia keenam dalam sejarah mereka.

Dan bagi Neymar pribadi, turnamen tahun 2026 nanti bukan sekadar soal sepak bola atau trofi semata, melainkan tentang pembuktian bahwa dirinya masih mampu bangkit setelah melewati masa-masa paling sulit dalam kariernya.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.