Sardar Azmoun Tak Dipanggil ke Piala Dunia 2026, Diduga Terkait Politik, Iran Langsung Heboh

AKURAT BANTEN - Keputusan Timnas Iran yang tidak memasukkan nama Sardar Azmoun ke dalam daftar pemain menuju Piala Dunia 2026 memicu gelombang reaksi dari publik.
Banyak penggemar sepak bola Iran mempertanyakan alasan di balik absennya striker andalan tersebut.
Azmoun selama ini dikenal sebagai salah satu penyerang terbaik yang dimiliki Iran dalam satu dekade terakhir.
Pengalamannya bermain di kompetisi Eropa membuat namanya selalu menjadi bagian penting Team Melli di berbagai turnamen internasional.
Baca Juga: Argentina Dihantam Badai Cedera Jelang Piala Dunia 2026, Scaloni Mulai Panik?
Karena itu, tidak dipanggilnya Azmoun ke skuad nasional langsung memunculkan spekulasi luas.
Sejumlah pihak menduga keputusan tersebut bukan semata-mata karena faktor teknis atau performa di lapangan.
Nama Azmoun memang beberapa kali menjadi sorotan pemerintah dan media di Iran karena sikapnya yang dianggap cukup vokal terhadap isu sosial dan politik.
Ia sempat menunjukkan dukungan terhadap gerakan perempuan Iran yang muncul setelah kasus kematian Mahsa Amini beberapa tahun lalu.
Baca Juga: Skuad Belanda untuk Piala Dunia 2026 Resmi Dirilis, Tijjani Reijnders Jadi Sorotan!
Selain itu, pemain berusia 31 tahun tersebut juga pernah menuai kontroversi usai mengunggah foto bersama tokoh penting Uni Emirat Arab di media sosial.
Unggahan itu memancing kritik dari sejumlah kalangan di Iran karena terjadi saat hubungan politik kawasan tengah memanas.
Sejak saat itu, Azmoun kerap menjadi bahan perdebatan di ruang publik.
Sebagian masyarakat menilai dirinya berani menyuarakan pandangan pribadi, sementara pihak lain menganggap tindakannya dapat memicu kontroversi politik yang tidak perlu.
Baca Juga: Iran Pilih Tijuana, Argentina Bareng Inggris di Kansas City: Drama Markas Piala Dunia 2026 Dimulai
Meski rumor berkembang luas, federasi sepak bola Iran belum secara terbuka mengaitkan pencoretan Azmoun dengan persoalan politik.
Pihak tim nasional hanya menyebut keputusan diambil berdasarkan pertimbangan internal dan kebutuhan tim.
Namun penjelasan tersebut belum mampu meredam spekulasi publik.
Banyak pengamat sepak bola Iran menilai sulit memahami keputusan mencoret pemain berpengalaman seperti Azmoun menjelang turnamen sebesar Piala Dunia.
Baca Juga: Lamine Yamal Jadi Andalan, Spanyol Datang ke Piala Dunia 2026 dengan Wajah Baru
Sepanjang karier internasionalnya, Azmoun telah menjadi salah satu mesin gol utama Iran.
Catatan gol dan kontribusinya di berbagai kompetisi membuat dirinya dianggap sebagai figur penting dalam generasi emas sepak bola Iran.
Di tengah kontroversi yang berkembang, Azmoun akhirnya memberikan tanggapan melalui media sosial.
Ia menyatakan tetap mendukung Timnas Iran meski tidak masuk skuad dan berharap negaranya mampu tampil maksimal di Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Stadion Azteca Kembali Jadi Panggung Piala Dunia 2026, Rumah Maradona dan Pele Bangkit Lagi!
Pernyataan tersebut mendapat respons beragam dari publik Iran.
Sebagian memberikan dukungan kepada Azmoun dan menilai sepak bola seharusnya tidak dicampur dengan urusan politik.
Namun ada pula yang mendukung keputusan federasi demi menjaga stabilitas tim nasional.
Kasus ini kembali memperlihatkan betapa erat hubungan olahraga dan politik di Iran.
Baca Juga: Tak Mau Tinggal di AS, Timnas Iran Pilih Meksiko untuk Piala Dunia 2026
Menjelang Piala Dunia 2026, perhatian masyarakat bukan hanya tertuju pada persiapan tim nasional, tetapi juga pada berbagai dinamika yang terjadi di luar lapangan.
Kontroversi absennya Azmoun diperkirakan masih akan terus menjadi perbincangan hangat, terutama jika performa Iran di Piala Dunia nanti tidak sesuai harapan publik.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










