Iran Murka Sebut Amerika Serikat Bikin Piala Dunia 2026 Jadi Malapetaka
AKURAT BANTEN – Tim Nasional Iran melontarkan kritik keras terhadap Amerika Serikat usai mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026.
Mereka menilai berbagai hambatan nonteknis selama turnamen membuat perjalanan tim jauh dari ideal dan berdampak terhadap performa di lapangan.
Kapten Iran, Mehdi Taremi, mengungkapkan bahwa skuadnya menghadapi banyak kesulitan sejak awal kompetisi.
Menurutnya, persoalan administrasi, mobilitas, hingga aturan masuk ke wilayah Amerika Serikat menjadi tantangan yang harus dihadapi di luar pertandingan.
Baca Juga: Timnas Iran Klaim Dilecehkan AS Jelang Piala Dunia 2026, Ada Apa di Balik Insiden Bandara?
Taremi mengatakan timnya tidak bisa menjalani seluruh agenda turnamen dengan nyaman karena harus berpindah-pindah lokasi akibat kebijakan yang berlaku.
Kondisi tersebut dinilai menguras energi pemain dan mengurangi waktu istirahat yang seharusnya dimanfaatkan untuk pemulihan.
Selain itu, Iran juga menyoroti proses pengurusan visa yang disebut tidak berjalan mulus bagi sebagian anggota delegasi.
Hambatan tersebut membuat persiapan tim dinilai tidak maksimal dibandingkan peserta lain.
Baca Juga: Timnas Iran Dihantam Konflik Timur Tengah Jelang Piala Dunia 2026, Kapten Ungkap Situasi Mencekam
Dalam pernyataannya kepada media, Taremi menggambarkan pengalaman Iran di Piala Dunia kali ini sebagai sebuah "bencana".
Ia menilai berbagai persoalan di luar lapangan telah membayangi perjuangan tim sepanjang turnamen.
Pelatih Amir Ghalenoei turut menyampaikan kekecewaannya.
Menurutnya, skuad Iran harus menghadapi situasi yang tidak dialami banyak tim lain, termasuk perjalanan yang padat dan keterbatasan waktu pemulihan setelah pertandingan.
Baca Juga: Drama Visa Timnas Iran Berakhir? FIFA Pastikan Pemain Bisa Masuk Amerika Serikat
Meski demikian, Iran tetap menunjukkan penampilan kompetitif di fase grup.
Team Melli mampu meraih sejumlah hasil imbang, tetapi gagal mengamankan tiket ke babak gugur karena kalah dalam persaingan klasemen.
Harapan Iran sempat terbuka menjelang berakhirnya fase grup.
Namun, hasil pertandingan lain membuat peluang mereka sirna sehingga harus mengakhiri perjalanan lebih cepat.
Baca Juga: Tak Mau Tinggal di AS, Timnas Iran Pilih Meksiko untuk Piala Dunia 2026
Kritik yang disampaikan Iran tidak hanya ditujukan pada aspek teknis penyelenggaraan, tetapi juga menjadi sorotan terhadap kesiapan tuan rumah dalam memberikan perlakuan yang setara kepada seluruh peserta turnamen.
Hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari pihak penyelenggara maupun otoritas Amerika Serikat terkait pernyataan yang disampaikan kubu Iran.
Meski demikian, polemik tersebut menjadi salah satu isu yang mencuri perhatian selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







