Banten

Prediksi Skor Australia vs Mesir: Duel Ketat Dua Kuda Hitam, Siapa Rebut Tiket ke 16 Besar?

Aullia Rachma Puteri | 3 Juli 2026, 19:27 WIB
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Duel Ketat Dua Kuda Hitam, Siapa Rebut Tiket ke 16 Besar?
Prediksi skor Australia vs Mesir pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

AKURAT BANTEN - Babak 32 besar Piala Dunia 2026 menghadirkan pertarungan menarik antara Australia dan Mesir. Kedua tim akan saling berhadapan di Dallas Stadium, Amerika Serikat, pada Sabtu (4/7/2026) pukul 01.00 WIB untuk memperebutkan satu tempat di babak 16 besar.

Di atas kertas, laga ini menjadi salah satu pertandingan paling sulit diprediksi karena kedua tim sama-sama tampil meyakinkan sepanjang fase grup.

Australia melaju ke fase gugur sebagai runner-up Grup D dengan koleksi empat poin. Tim besutan Tony Popovic sempat kalah dari tuan rumah Amerika Serikat, tetapi berhasil bangkit melalui hasil imbang melawan Paraguay dan kemenangan penting 2-0 atas Turki.

Keberhasilan itu membawa Socceroos lolos ke fase gugur untuk dua edisi Piala Dunia secara beruntun, sebuah pencapaian yang menunjukkan perkembangan signifikan sepak bola Australia.

Baca Juga: Prediksi Skor Argentina vs Cape Verde di Piala Dunia 2026: Juara Bertahan Favorit, Debutan Afrika Siap Beri Perlawanan Sengit

Sementara itu, Mesir tampil lebih konsisten. Wakil Afrika tersebut tidak terkalahkan sepanjang fase grup setelah bermain imbang melawan Belgia dan Iran serta meraih kemenangan 3-1 atas Selandia Baru.

Hasil itu mengantar tim asuhan Hossam Hassan finis sebagai runner-up Grup G sekaligus mencatatkan pencapaian bersejarah dengan kembali lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam era format grup modern.

Jelang pertandingan, Tony Popovic menegaskan anak asuhnya tidak ingin sekadar puas sudah mencapai fase gugur. Pelatih berusia 52 tahun itu bahkan menargetkan kemenangan yang akan menjadi sejarah baru bagi Australia.

"Kami ingin membuat sejarah sekarang, bukan nanti. Kesempatan ini harus kami manfaatkan," kata Popovic.

Ucapan tersebut cukup beralasan. Sepanjang sejarah keikutsertaan Australia di Piala Dunia, Socceroos memang belum pernah memenangkan pertandingan fase gugur.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Menangis dan Tunjuk Langit! Momen Mengharukan untuk Diogo Jota Usai Portugal Lolos

Pada 2006 mereka disingkirkan Italia, sedangkan pada 2022 harus mengakui keunggulan Argentina yang akhirnya keluar sebagai juara dunia. Karena itu, duel melawan Mesir menjadi kesempatan emas untuk memecahkan rekor tersebut.

Di kubu Mesir, perhatian utama tertuju kepada kondisi Mohamed Salah. Penyerang Liverpool itu sempat mengalami masalah hamstring pada akhir fase grup, tetapi pelatih Hossam Hassan memastikan sang kapten sudah kembali fit dan siap dimainkan, baik sejak menit pertama maupun dari bangku cadangan.

"Salah sudah siap. Kami akan memutuskan waktu yang tepat untuk memainkannya," ujar Hossam Hassan.

Kehadiran Salah tentu menjadi ancaman terbesar bagi pertahanan Australia. Selain telah mencetak satu gol dan dua assist sepanjang turnamen, ia hanya terpaut satu gol dari rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Mesir yang masih dipegang Hossam Hassan. Di lini depan, Salah juga mendapat dukungan dari Omar Marmoush, yang tampil impresif selama fase grup.

Baca Juga: Era CR7 di Timnas Portugal Segera Berakhir? Pernyataan Sang Saudari Bikin Dunia Sepak Bola Heboh

Australia sendiri kemungkinan tidak tampil dengan kekuatan penuh. Popovic dipastikan kehilangan Mathew Leckie dan Jacob Italiano yang masih dibekap cedera.

Meski demikian, Socceroos tetap memiliki sejumlah pemain muda yang sedang naik daun seperti Nestory Irankunda, Alessandro Circati, dan penjaga gawang Patrick Beach, yang tampil solid sepanjang turnamen.

Secara statistik, Mesir sedikit lebih unggul dalam produktivitas gol. Mereka mencetak lima gol di fase grup, sedangkan Australia hanya mampu mencetak dua gol.

Namun, kekuatan utama Socceroos terletak pada organisasi pertahanan yang disiplin dan semangat kolektif, sesuatu yang beberapa kali merepotkan lawan-lawan mereka. Sebaliknya, Mesir lebih mengandalkan kreativitas lini depan serta kualitas individu para pemain bintangnya.

Baca Juga: Messi Bertemu Vozinha di Piala Dunia 2026, Mimpi Kiper Tanjung Verde Akhirnya Jadi Kenyataan

Laga diperkirakan berlangsung dengan tempo tinggi tetapi tetap berhati-hati. Australia kemungkinan akan mengandalkan pressing dan duel fisik untuk membatasi ruang gerak Salah, sementara Mesir diprediksi lebih sabar dalam membangun serangan melalui penguasaan bola dan kecepatan transisi.

Melihat performa sepanjang fase grup, kualitas individu, serta efektivitas lini serang, Mesir memiliki sedikit keunggulan. Namun, Australia telah berkali-kali membuktikan diri sebagai tim yang sulit dikalahkan ketika bermain dengan disiplin tinggi.

Prediksi skor: Australia 1-2 Mesir.

Pertandingan diperkirakan berlangsung ketat hingga menit-menit akhir. Jika Mohamed Salah tampil dalam kondisi terbaik, Mesir memiliki peluang lebih besar untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar.

Namun, Australia bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Dengan semangat juang yang tinggi dan organisasi permainan yang solid, Socceroos tetap berpotensi memaksa laga berjalan hingga babak tambahan waktu apabila mampu meredam agresivitas lini serang Mesir.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.