Ancelotti Tak Gentar Hadapi Haaland! Pelatih Brasil Yakin Beknya Tak Butuh "Pelajaran Khusus"
AKURAT BANTEN - Brasil akan menghadapi salah satu ujian terberatnya di Piala Dunia 2026 saat berjumpa Norwegia pada babak 16 besar di MetLife Stadium, New Jersey, Senin (6/7/2026) pukul 03.00 WIB.
Di atas kertas, perhatian publik tertuju pada duel antara lini belakang Selecao dengan mesin gol Norwegia, Erling Haaland. Namun, pelatih Carlo Ancelotti justru enggan menjadikan penyerang Manchester City itu sebagai fokus utama persiapannya.
Haaland memang datang dengan status salah satu striker paling tajam di turnamen. Penyerang berusia 25 tahun itu telah mengoleksi lima gol dan menjadi aktor utama keberhasilan Norwegia menyingkirkan Pantai Gading pada babak 32 besar. Ketajamannya membuat banyak pihak memperkirakan Brasil akan menyiapkan strategi khusus untuk meredam sang bomber.
Akan tetapi, Ancelotti menepis anggapan tersebut. Pelatih asal Italia itu menegaskan tidak ada yang disebut sebagai "rencana anti-Haaland".
Baca Juga: Messi Blak-blakan Usai Argentina Nyaris Tersingkir: "Kami Menderita!"
Menurutnya, para pemain bertahan Brasil sudah sangat mengenal karakter permainan sang striker sehingga tidak membutuhkan instruksi khusus.
"Saya rasa tidak ada yang namanya rencana anti-Haaland. Saya tidak perlu memberi tahu pemain saya cara bertahan. Mereka sudah sering berhadapan dengannya. Semua tahu bagaimana dia bermain," ujar Ancelotti menjelang pertandingan.
Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Sebagian besar pemain belakang Brasil memang telah beberapa kali menghadapi Haaland di kompetisi Eropa, baik di level klub maupun internasional.
Gabriel Magalhaes, Marquinhos, hingga Danilo dinilai sudah memahami gaya bermain striker yang mengandalkan kekuatan fisik, kecepatan, dan penyelesaian akhir yang mematikan.
Meski tidak memberikan perlakuan khusus kepada Haaland, Ancelotti tetap mengakui kualitas Norwegia secara keseluruhan. Menurut mantan pelatih Real Madrid itu, lawan yang akan dihadapi bukan hanya bergantung kepada satu pemain.
"Norwegia adalah tim dengan struktur permainan yang bagus, memiliki kualitas dan organisasi yang sangat baik. Kami harus memainkan pertandingan terbaik kami untuk bisa menang," kata Ancelotti.
Keyakinan Ancelotti juga didasari perkembangan performa Brasil sepanjang turnamen. Selecao lolos ke babak 16 besar setelah bangkit mengalahkan Jepang 2-1 pada fase gugur pertama. Meski sempat kesulitan, kemenangan tersebut dinilai meningkatkan kepercayaan diri skuadnya menjelang duel melawan Norwegia.
Brasil juga mendapat kabar baik terkait kondisi skuad. Raphinha telah pulih dari cedera hamstring dan kembali masuk daftar pemain, meski diperkirakan hanya akan tampil dari bangku cadangan.
Sebaliknya, Lucas Paqueta dipastikan absen karena mengalami cedera hamstring sehingga Ancelotti harus mencari alternatif di lini tengah. Kehadiran Neymar yang telah kembali bugar juga menjadi tambahan amunisi penting bagi Selecao.
Di sisi lain, Norwegia datang dengan kepercayaan diri tinggi. Selain Haaland yang tampil tajam, mereka juga memiliki Martin Odegaard sebagai pengatur serangan serta Antonio Nusa dan Alexander Sorloth yang mampu memberikan variasi di lini depan.
Pelatih Stale Solbakken bahkan menyebut Brasil sebagai favorit juara, tetapi menegaskan timnya datang bukan sekadar untuk menikmati pertandingan.
"Kami tidak bermain hanya untuk bersenang-senang. Kami datang untuk menang," ujar Solbakken beberapa hari sebelum laga.
Baca Juga: Prediksi Skor Meksiko vs Inggris: Rekor Sempurna El Tri Terancam, Harry Kane Siap Bungkam Azteca!
Brasil juga memiliki motivasi tambahan untuk memutus catatan buruk saat menghadapi Norwegia. Dalam sejarah pertemuan kedua tim, Selecao belum pernah meraih kemenangan atas wakil Skandinavia tersebut.
Kekalahan paling dikenang terjadi pada fase grup Piala Dunia 1998 ketika Brasil tumbang 1-2, sementara pertemuan terakhir pada laga persahabatan 2006 berakhir imbang 1-1.
Meski Haaland menjadi ancaman terbesar, Ancelotti menegaskan pertandingan tidak akan ditentukan oleh duel individu. Baginya, kemenangan hanya bisa diraih apabila Brasil mampu tampil sebagai sebuah tim, menjaga organisasi permainan, dan terus menunjukkan perkembangan yang telah dibangun sejak awal turnamen.
Dengan kualitas dua skuad yang sama-sama impresif, duel Brasil kontra Norwegia diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di babak 16 besar.
Apakah kepercayaan diri Ancelotti terhadap lini belakangnya mampu membungkam Haaland, atau justru sang striker kembali membuktikan ketajamannya, akan terjawab di MetLife Stadium.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Man City Dihantam Kasus Finansial, Steven Gerrard Angkat Suara: Bukan Degradasi, Hukuman Ini yang Harus Diterima!
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!










