Banten

Argentina Kalah di Final, Buenos Aires Membara! Milei Tetap Umumkan Libur Nasional untuk Messi Cs

Aullia Rachma Puteri | 20 Juli 2026, 23:33 WIB
Argentina Kalah di Final, Buenos Aires Membara! Milei Tetap Umumkan Libur Nasional untuk Messi Cs
Kisruh di Buenos Aires pasca kekalahan Argentina dari Spanyol.

AKURAT BANTEN - Kekalahan Argentina dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 tak hanya menyisakan duka di lapangan, tetapi juga memicu kerusuhan di ibu kota Buenos Aires.

Ribuan suporter yang semula berkumpul untuk menyaksikan pertandingan berubah menjadi massa yang bentrok dengan aparat keamanan setelah Albiceleste gagal mempertahankan gelar juara dunia.

Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1 lewat gol yang tercipta pada babak perpanjangan waktu di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat. Kekalahan itu sekaligus mengakhiri harapan Lionel Messi dan rekan-rekannya untuk membawa pulang trofi Piala Dunia secara beruntun.

Suasana di Buenos Aires awalnya berlangsung kondusif. Ribuan warga memadati kawasan ikonik Obelisco untuk mengikuti nonton bareng final. Namun sekitar pukul 23.45 waktu setempat, situasi berubah ketika sekelompok suporter berusaha menerobos barikade polisi yang dipasang di sekitar monumen tersebut.

Baca Juga: Bukan Messi atau Mbappe! David Beckham Justru Jadi Ikon Terbesar Piala Dunia 2026 di Amerika

Bentrokan pun tak terhindarkan. Sejumlah perusuh melemparkan botol kaca dan berbagai benda ke arah petugas. Polisi merespons dengan menembakkan gas air mata, mengerahkan meriam air, serta menggunakan peluru karet untuk membubarkan massa. Kericuhan berlangsung sekitar 20 menit sebelum akhirnya situasi berhasil dikendalikan.

Laporan media lokal menyebutkan sedikitnya 15 orang ditangkap dalam insiden tersebut. Selain itu, beberapa warga sipil dan aparat kepolisian mengalami luka-luka. Bahkan, sedikitnya tujuh anggota polisi dilaporkan mengalami cedera saat mengamankan kerusuhan.

Foto dan video yang beredar memperlihatkan jalanan Buenos Aires dipenuhi puing-puing. Polisi antihuru-hara terlihat bergerak menyusuri Jalan Corrientes hingga Belgrano untuk membubarkan kerumunan, sementara sejumlah kendaraan rusak akibat aksi vandalisme.

Di tengah situasi yang memanas, Presiden Argentina Javier Milei justru mengambil langkah yang mengejutkan. Alih-alih hanya menyampaikan ucapan belasungkawa atas kegagalan tim nasional, Milei mengumumkan pemerintah akan menetapkan hari libur nasional sebagai bentuk penghormatan kepada perjuangan Lionel Messi dan rekan-rekannya di Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Kontroversi di Balik Final Piala Dunia 2026! Siasat Argentina Tuai Kritik Tajam dari Pengamat

Melalui akun resminya di media sosial, Milei menyatakan bahwa tanggal pelaksanaan libur nasional akan ditentukan oleh para pemain dan staf pelatih tim nasional Argentina.

"Mengingat kekhawatiran terkait perayaan atas prestasi Tim Nasional Argentina, saya menginformasikan bahwa, bergantung pada keputusan para pemain dan staf pelatih mengenai hari perayaan tersebut, hari itu akan dinyatakan sebagai hari libur nasional," tulis Milei.

Keputusan tersebut memunculkan beragam reaksi. Sebagian masyarakat mengapresiasi langkah pemerintah karena menilai perjuangan Argentina hingga mencapai final tetap layak dihormati.

Namun, tidak sedikit pula yang mempertanyakan alasan pemberian libur nasional kepada tim yang berstatus runner-up. Perdebatan pun ramai bermunculan di media sosial dan berbagai forum publik.

Baca Juga: Henry dan Ibrahimovic Kompak Puji Spanyol! "Sepak Bola Jadi Pemenang" di Final Piala Dunia 2026

Milei sendiri tetap memberikan dukungan penuh kepada skuad asuhan Lionel Scaloni. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain yang dinilai telah berjuang hingga akhir demi mempertahankan gelar juara dunia.

Di sisi lain, Presiden Federasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio Tapia, juga mengajak masyarakat tetap bangga terhadap pencapaian tim nasional.

Menurutnya, mencapai final Piala Dunia merupakan prestasi besar yang patut diapresiasi, terlebih Argentina kembali mampu bersaing di level tertinggi sepak bola dunia. Ia juga memberikan penghormatan khusus kepada Lionel Messi yang dinilai kembali menunjukkan kepemimpinan luar biasa sepanjang turnamen.

Meski gagal mempertahankan gelar, perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026 tetap meninggalkan banyak catatan positif. Albiceleste berhasil mencapai final untuk kedua edisi beruntun dan kembali menunjukkan konsistensi sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia. Namun, kekalahan dari Spanyol sekaligus menutup peluang Lionel Messi mengakhiri karier Piala Dunianya dengan tambahan trofi juara.

Baca Juga: Spanyol Pernah Hancurkan Argentina 6-1! Rekam Jejak Pertemuan Jelang Final Piala Dunia 2026

Kerusuhan di Buenos Aires menjadi pengingat bahwa sepak bola di Argentina bukan sekadar olahraga, melainkan bagian dari identitas nasional.

Kecintaan yang begitu besar terhadap tim nasional mampu menyatukan jutaan orang saat meraih kemenangan, tetapi juga dapat memunculkan luapan emosi ketika hasil di lapangan tidak sesuai harapan.

Di tengah duka kekalahan, pemerintah kini berharap penghormatan melalui libur nasional dapat menjadi simbol apresiasi atas perjuangan Messi dan kolega, sekaligus membantu meredakan suasana yang sempat memanas.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.