Baru Semusim di Man City, Tijjani Reijnders Malah Dijual: Al Qadsiah Siapkan Rp1,2 Triliun

AKURAT BANTEN - Manchester City membuat keputusan mengejutkan di bursa transfer musim panas 2026. Gelandang Timnas Belanda, Tijjani Reijnders, segera meninggalkan Etihad Stadium dan melanjutkan karier di Arab Saudi bersama Al Qadsiah.
Manchester City telah mencapai kesepakatan dengan Al Qadsiah untuk transfer Reijnders dengan nilai mencapai 52 juta poundsterling atau sekitar Rp1,2 triliun. Kesepakatan personal antara sang pemain dan klub Saudi tersebut juga disebut sudah mendekati tahap final. Transfer akan dirampungkan setelah Reijnders menjalani tes medis.
Reijnders bahkan sudah berlatih secara terpisah dari skuad Manchester City pada Kamis (13/8/2026) waktu setempat. Langkah tersebut semakin menguatkan indikasi bahwa pemain berusia 28 tahun itu memang berada di ambang pintu keluar Etihad.
Kepindahan ini terbilang mengejutkan karena Reijnders baru bergabung dengan Manchester City pada musim panas 2025. The Citizens memboyongnya dari AC Milan dengan biaya sekitar 46,5 juta poundsterling.
Baca Juga: Juventus Selangkah Lagi Dapatkan Jhon Lucumi, Bek Kolombia Ini Pilih Tolak Tawaran Klub Lain
Dengan nilai penjualan yang mencapai 52 juta poundsterling, City berpotensi memperoleh keuntungan dari transaksi tersebut, meski selisih nominalnya tidak terlalu besar.
Selama musim pertamanya di Manchester, Reijnders mencatat 47 penampilan dan mencetak tujuh gol. Ia juga membantu City meraih trofi Carabao Cup. Namun, posisinya di tim mulai tidak sepenuhnya aman seiring perubahan komposisi lini tengah yang dilakukan klub.
Kedatangan Elliot Anderson dengan nilai transfer yang sangat besar turut memengaruhi persaingan di lini tengah. Manchester City juga sedang menghadapi kemungkinan kehilangan Rodri yang menjadi incaran Barcelona. Kondisi tersebut membuat aktivitas transfer The Citizens di sektor gelandang menjadi semakin menarik.
Jika Rodri benar-benar pergi, keputusan menjual Reijnders menjadi semakin berani. Manchester City berpotensi kehilangan dua gelandang dalam waktu berdekatan. Namun, klub tampaknya telah menyiapkan rencana regenerasi dan perombakan lini tengah di bawah manajer baru, Enzo Maresca.
Baca Juga: Sudah Datangkan Tielemans dan Santos, MU Belum Puas: 2 Pemain Lagi Jadi Buruan Carrick!
Salah satu nama yang dikaitkan dengan City sebagai calon pengganti adalah Enzo Fernandez. Manchester City dilaporkan tertarik kepada gelandang Chelsea tersebut, tetapi Chelsea memasang harga sekitar 120 juta poundsterling. Sumber yang dekat dengan City juga membantah bahwa klub telah mengajukan tawaran resmi untuk pemain Argentina itu.
Di sisi lain, Al Qadsiah mendapatkan pemain yang baru saja merasakan atmosfer Premier League. Reijnders dinilai memiliki kemampuan bermain sebagai gelandang tengah maupun pemain yang lebih menyerang. Karakter tersebut membuatnya menjadi tambahan menarik bagi tim yang dilatih Brendan Rodgers.
Bagi Reijnders, kepindahan ke Arab Saudi juga menjadi keputusan besar. Ia baru satu musim bermain di Inggris setelah sebelumnya menikmati perkembangan pesat bersama AC Milan.
Namun, tawaran Al Qadsiah akhirnya membuat masa depannya mengarah ke Saudi Pro League. Laporan terbaru menyebut sang pemain telah memberikan persetujuan untuk pindah dan dokumen antarklub sudah dipertukarkan.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Bikin Fans Terkejut Usai Menikah, Penampilan Barunya Jadi Sorotan
Menariknya, Manchester City sebelumnya sempat dikaitkan dengan upaya mempertahankan Reijnders. Namun, perubahan kebutuhan skuad membuat klub akhirnya memilih melepasnya dengan nilai yang cukup tinggi.
Kini, transfer tersebut tinggal menunggu tahap akhir. Jika tes medis berjalan lancar dan seluruh administrasi selesai, Reijnders akan resmi meninggalkan Manchester City setelah hanya satu musim.
Kepergiannya menambah drama dalam perombakan besar lini tengah City. Setelah mendatangkan pemain baru dengan harga fantastis, The Citizens kini juga menjual salah satu rekrutan musim panas tahun lalu dengan nilai mencapai Rp1,2 triliun. Bola transfer Manchester City masih terus bergulir, dan kepergian Reijnders bisa jadi baru awal dari perubahan besar di Etihad.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







