Cara Melihat Gerhana Bulan Total Tidak Sembarangan, Lihat Blood Moon Harus Pakai Alat Khusus?

AKURAT BANTEN - Fenomena langit langka kembali menyapa masyarakat dunia.
Malam ini, publik bisa menyaksikan gerhana bulan total atau yang populer disebut Blood Moon.
Fenomena ini terjadi ketika Bulan sepenuhnya berada dalam bayangan Bumi, sehingga memancarkan cahaya merah tembaga yang dramatis.
Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah: apakah melihat Blood Moon harus menggunakan alat khusus?
Baca Juga: 2 Agustus Gerhana Matahari Total, Benua Asia Kena Dampaknya, Indonesia Juga?
Berbeda dengan gerhana matahari, gerhana bulan total aman disaksikan langsung tanpa pelindung khusus.
Cahaya bulan yang melewati atmosfer Bumi tidak berbahaya bagi mata manusia.
Justru, masyarakat dianjurkan untuk mengamati fenomena ini secara langsung agar bisa menikmati keindahan langit malam.
Meski demikian, penggunaan teleskop atau binokuler bisa menambah pengalaman visual.
Baca Juga: Catat Tanggal Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini yang Segera Datang, Tahun 2025?
Dengan alat tersebut, detail permukaan Bulan yang tertutup bayangan Bumi akan terlihat lebih jelas.
Warna merahnya pun tampak lebih dramatis.
Gerhana bulan total kali ini menjadi salah satu yang paling ditunggu, karena fase totalitasnya berlangsung sekitar 82 menit.
Durasi ini menjadikannya salah satu gerhana terlama pada 2025.
Publik di Asia, Afrika, Eropa, hingga Australia berkesempatan menyaksikannya, termasuk masyarakat Indonesia.
Menurut para astronom, warna merah pada Bulan terjadi karena atmosfer Bumi menyaring cahaya Matahari.
Sinar biru dan hijau tersebar, sementara spektrum merah tetap menembus dan mengenai permukaan Bulan. Proses inilah yang menjadikan Bulan tampak seperti “berdarah”.
Baca Juga: Ibu Hamil Tidak Boleh Lihat Gerhana Matahari 29 Maret 2025, Waspada Cacat Lahir?
Fenomena Blood Moon sering dikaitkan dengan mitos menakutkan, mulai dari pertanda bencana hingga ramalan mistis.
Namun, para ilmuwan menegaskan bahwa gerhana bulan hanyalah fenomena astronomi biasa yang terjadi secara periodik.
Sejarah mencatat, sejak ribuan tahun lalu masyarakat sudah mengaitkan gerhana dengan hal-hal supranatural.
Kini, dengan pengetahuan modern, publik diharapkan bisa menyikapinya secara ilmiah dan menjadikannya ajang edukasi.
Baca Juga: Gerhana Bulan Total 14 Maret 2025 Pertanda Apa dalam Islam? Ada Kaitannya dengan Hari Kiamat
Gerhana bulan total adalah pengingat bahwa alam semesta selalu penuh kejutan.
Fenomena ini tidak hanya indah, tetapi juga menjadi momen edukatif bagi generasi muda untuk mencintai ilmu pengetahuan.
Dengan menyaksikan Blood Moon, masyarakat bisa lebih sadar akan keajaiban langit yang sering terlewatkan.
Melihat gerhana bulan total tidak memerlukan alat khusus dan sepenuhnya aman bagi mata.
Meski begitu, teleskop atau kamera bisa meningkatkan pengalaman visual.
Blood Moon kali ini menjadi salah satu yang terpanjang pada 2025, dengan durasi totalitas mencapai 82 menit.
Fenomena ini bukan pertanda buruk, melainkan anugerah alam yang sebaiknya disambut dengan rasa kagum dan syukur.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!





