WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku, Guru Tetap Mengajar di Sekolah

AKURAT BANTEN - Di tengah kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat bagi ASN, ada satu hal yang perlu dipahami dengan jernih: tidak semua ASN bisa menikmati fleksibilitas ini termasuk guru.
Pemerintah secara tegas menempatkan sektor pendidikan sebagai layanan publik yang tidak bisa sepenuhnya dialihkan ke sistem WFH.
Artinya, bagi ASN guru, kebijakan ini tidak berlaku seperti di instansi lain. Kenapa demikian?
Baca Juga: Kasus Ibu Hamil Jadi Tersangka, Saksi Ahli Bongkar Pasal yang Tepat Untuk Mantan Suami MS
Karena pendidikan bukan sekadar pekerjaan administratif. Ada interaksi, ada proses membentuk karakter, dan ada kehadiran yang tidak tergantikan oleh layar.
Berdasarkan kebijakan terbaru, kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap berlangsung secara tatap muka (luring), meskipun ASN lain menjalankan WFH di hari Jumat.
Ini berarti:
• Guru ASN tetap hadir di sekolah seperti biasa
• Siswa tetap belajar langsung di kelas
• Tidak ada perubahan signifikan pada jadwal pembelajaran
Pemerintah menilai bahwa interaksi langsung antara guru dan siswa adalah inti dari pendidikan yang tidak bisa sepenuhnya digantikan oleh sistem daring.
Baca Juga: Detik-detik Kebakaran Dahsyat SPBE Bekasi, 12 Orang Alami Luka Bakar hingga 70 Persen
Selain guru, sektor lain yang juga dikecualikan dari WFH adalah layanan publik penting seperti:
• Kesehatan
• Keamanan
• Transportasi
• Logistik
• Energi dan kebutuhan pokok
Semua sektor ini tetap bekerja dari kantor atau lapangan demi menjaga layanan tetap berjalan normal.
Dengan kata lain, guru berada dalam kategori yang sama: pekerjaan yang tidak bisa “ditunda” atau “dipindahkan” begitu saja.
Di sinilah letak menariknya kebijakan ini. Di satu sisi, pemerintah mendorong fleksibilitas kerja. Tapi di sisi lain, tetap menjaga sektor-sektor vital agar tidak terganggu.
Untuk guru, ini bukan berarti tertinggal dari perubahan zaman. Justru sebaliknya guru tetap didorong berinovasi, hanya saja tanpa mengorbankan kualitas interaksi langsung dengan siswa.
Kebijakan WFH mungkin memberi “ruang bernapas” bagi banyak ASN. Tapi bagi guru, Jumat tetap hari yang sama: mengajar, membimbing, dan membentuk masa depan.
Karena pada akhirnya, pendidikan tidak hanya soal sistem kerja…
tapi tentang hadirnya sosok guru di depan kelas yang tidak bisa digantikan oleh sinyal internet, secepat apa pun itu.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Tiga Kartu Merah dan Dua Gol, Meksiko Buka Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan
- 10Prediksi Australia vs Turki: Adu Generasi Baru di Laga Pembuka Grup D




