Viral! Guru Potong Rambut Siswi di Garut, Jadi Evaluasi Cara Terapkan Disiplin di Sekolah

AKURAT BANTEN - Kasus pemotongan rambut siswi di salah satu SMK Negeri di Garut, Jawa Barat, viral di media sosial menjadi sorotan Warganet.
Dalam video yang beredar, guru Bimbingan Konseling (BK) terkait telah menyampaikan permintaan maaf dan menyatakan siap melakukan evaluasi atas tindakannya.
Peristiwa ini memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat. Sebagian menilai aturan sekolah tetap penting ditegakkan demi menjaga kedisiplinan siswa.
Disisi lain, banyak juga yang menilai caranya yang kurang tepat sehingga mempengaruhi psikologis siswa seperti adanya rasa malu karena mendapat perlakuan tidak wajar.
Pada era pendidikan modern saat ini , disiplin tidak hanya soal hukuman, tetapi merupakan pembinaan yang humanis dan komunikatif.
Guru memiliki peran penting sebagai pendidik sekaligus pembimbing dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa setiap tindakan di lingkungan sekolah kini mudah tersebar di media sosial.
Karena itu, sekolah perlu lebih bijak dalam menerapkan aturan agar tidak menimbulkan dampak negatif yang lebih luas.
Ke depannya, lingkungan sekolah diharapkan dapat memperkuat disiplin positif melalui komunikasi, konseling, dan kerja sama dengan orang tua.
Baca Juga: Barcelona Mulai Bergerak! Julian Alvarez Bisa Tinggalkan Atletico Madrid Usai Gagal Total Musim Ini
Sementara siswa pun perlu juga memahami bahwa tata tertib sekolah dibuat untuk menciptakan lingkungan belajar yang tertib dan nyaman.
Pada akhirnya, pendidikan yang baik adalah pendidikan yang mampu menegakkan aturan tanpa mengabaikan rasa hormat terhadap martabat dan perasaan peserta didik. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026






