Mantan Hakim Agung Bongkar Kejanggalan Polemik Ijazah Jokowi, Kenapa UGM Tak Ikut Digugat?

AKURAT BANTEN – Mantan Hakim Agung Gayus Lumbuun menyoroti arah proses hukum dalam polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Menurutnya, apabila ada pihak yang meyakini dokumen tersebut tidak sah atau palsu, maka lembaga yang menerbitkannya juga semestinya menjadi bagian dari objek gugatan.
Gayus menjelaskan bahwa Universitas Gadjah Mada (UGM) merupakan institusi yang mengeluarkan ijazah Jokowi.
Karena itu, ia mempertanyakan alasan mengapa langkah hukum lebih banyak ditujukan kepada individu, sementara perguruan tinggi yang menerbitkan dokumen tersebut tidak ikut dipersoalkan dalam proses peradilan.
Baca Juga: Alumni UGM Balik Tantangan Penuding Ijazah Jokowi Palsu 'Bagian Mana yang Dipersoalkan?'
Menurutnya, apabila yang dipermasalahkan adalah keabsahan sebuah ijazah, maka aspek administrasi penerbitan dokumen juga perlu diuji.
Dengan melibatkan institusi penerbit, pengadilan dapat memeriksa secara menyeluruh proses penerbitan hingga legalitas dokumen yang menjadi pokok sengketa.
Gayus menilai pendekatan tersebut akan membuat substansi perkara lebih jelas.
Hakim dapat menilai tidak hanya klaim dari pihak-pihak yang bersengketa, tetapi juga mendengar penjelasan resmi dari lembaga yang memiliki kewenangan menerbitkan ijazah.
Baca Juga: Siap Patahkan Tuduhan, Tim Hukum Jokowi Bawa Bukti Kejutan dari SD Sampai Lulusan UGM ke Pengadilan
Ia juga mengingatkan bahwa setiap tuduhan dalam perkara hukum harus dibangun di atas alat bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, pembuktian di pengadilan tidak cukup hanya berdasarkan dugaan atau opini yang berkembang di ruang publik.
Dalam sistem hukum Indonesia, lanjut Gayus, terdapat mekanisme yang dapat digunakan untuk menguji legalitas suatu dokumen apabila memang muncul keberatan dari pihak tertentu.
Karena itu, penentuan objek gugatan menjadi aspek penting agar pemeriksaan dapat menyentuh pokok persoalan.
Baca Juga: Kritik MBG Berujung Laporan Polisi, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dilaporkan Firdaus Oiwobo
Polemik mengenai ijazah Jokowi sendiri telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir dan memunculkan berbagai pendapat dari akademisi, praktisi hukum, maupun tokoh masyarakat.
Sejumlah proses hukum juga telah ditempuh oleh pihak-pihak yang terlibat untuk menguji berbagai klaim yang berkembang.
Di sisi lain, Universitas Gadjah Mada sebelumnya telah menyampaikan bahwa Jokowi merupakan alumnus Fakultas Kehutanan dan menyatakan data akademik yang dimiliki kampus sesuai dengan dokumen yang tersimpan.
Penjelasan tersebut menjadi salah satu bagian yang turut diperhatikan dalam dinamika polemik tersebut.
Baca Juga: Kritik MBG Berujung Laporan Polisi, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dilaporkan Firdaus Oiwobo
Gayus menilai seluruh perdebatan mengenai keaslian ijazah pada akhirnya harus diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku.
Ia mengingatkan bahwa keputusan pengadilan akan menjadi dasar utama dalam menentukan fakta hukum setelah seluruh bukti dan keterangan diperiksa secara objektif.
Menurutnya, apabila semua pihak menghormati proses hukum, maka polemik yang selama ini berkembang di ruang publik dapat memperoleh kepastian.
Ia juga berharap setiap langkah hukum yang ditempuh benar-benar diarahkan pada substansi persoalan sehingga putusan yang dihasilkan mampu memberikan kejelasan bagi seluruh pihak.
Tag SEO:
berita hukum Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”






