Pengunjung MELUBER pada MUKTAMAR Muhammadiyah ke 48 Menghadirkan Ustaz ADI HIDAYAT

AKURAT BANTEN - Ustaz Adi Hidayat merupakan Wakil Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Berkesempatan hadir pada gelaran puncak Rakernas Muktamar ke 48 dan menuturkan bahwa kebanggaannya terhadap Muhammadiyah bukan sekedar karena besarnya, tetapi keberhasilan Muhammadiyah dalam mentransformasikan dakwahnya.
Tabligh Akbar tersebut di selenggarakan pada Puncak Rakernas Majelis Tabligh PP Muhammadiyah di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang dihadiri oleh ribuan jamaah berasal dari Jateng dan sekitarnya.
Tausiyah tersebut disiarkan juga melalui TVMu, Selanjutnya Adi Hidayat menjelaskan, bahwa transformasi dakwah yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah di lakukan dalam beberapa metode pengajarannya antara lain:
Pertama dakwah dengan ucapan atau tabligh (bil lisan),
Kedua dakwah dengan tulisan (bil qolam), Sebagaimana Suara Muhammadiyah dan dengan segala tindakannya (bil bunyan).
Baca Juga: KOPI LESEHAN 007: Muhammadiyah dan Perdebatan SILA PERTAMA
“Ini kali ketiga saya di sini, saya bukan bangga dengan megahnya, bukan bangga dengan viralnya, tapi saya bangga karena keluarga besar UMS berhasil mentransformasikan dakwah Muhammadiyah,” ungkapnya.
Dia berharap kebanggaan tersebut juga dimiliki oleh Warga Muhammadiyah yang lain, bahwa kebanggaan kepada Muhammadiyah tidak sebatas fisik tetapi lebih dari itu, yaitu semangat transformasi dakwah untuk mengaktualisasi nilai-nilai Islam yang mampu menjawab zaman.
Pendakwah populer di kalangan milenial ini mengatakan, dirinya saat ini merupakan hasil dari didikan instansi pendidikan Muhammadiyah. Sebagaimana diketahui, bahwa Ustaz Adi Hidayat merupakan kader tulen Muhammadiyah yang menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah, Garut, Jawa Barat.
Baca Juga: Mengenal Khasiat JAMU GENDONG, Sederhana Tetapi Besar Manfaatnya UNTUK KESEHATAN!
Jamaah yang hadir memenuhi hampir setiap sudut ruangan bahkan sampai berada di luar Edutorium UMS yang berkapasitas 8.000 sampai 10.000 orang, UAH merasa kagum. Bahkan dengan spontan membuat yel-yel dengan meneriakkan "Muhammadiyah" dan dijawab oleh jamaah dengan kata “banyak, banyak, banyak.”
Sementara itu sebagai tuan rumah agenda besar ini, Rektor UMS, Prof. Sofyan Anif dalam sambutannya mengapresiasi dan meminta maaf karena kehadiran seluruh jamaah tidak dapat menampung semuanya, kami tidak menyangka kalau ekspektasi masyarakat muhammadiyah sebesar ini, Sehingga Tabligh Akbar yang sekarang lebih spesial dan bersejarah.
“Gedung ini juga telah menjadi saksi sejarah perhelatan akbar Muktamar ke 48 Muhammadiyah, seperti setahun yang lalu. Jadi bapak-ibu, barangkali yang ingin napak tilas waktu dulu dan merasa belum puas, dengan melihat isi gedung ini sekarang di puaskan lagi,” guraunya.
Baca Juga: Anies Akan Hadir di Bandung, Menyambut Gagasan Alumni ITB untuk Perubahan
Sofyan melanjutkan, Muktamar tersebut telah memberikan inspirasi dan sarat dengan keteladanan (uswah hasanah). Muktamar mampu menciptakan atmosfer kedamaian dan kesejukan. Tidak ada keributan, permusuhan, dan merusak keharmonisan antar sesama warga Persyarikatan.
“Kita sangat bangga. Kita sangat mengapresiasi terhadap pelaksanaan Muktamar yang oleh banyak orang dikatakan Muktamar berkeadaban, Muktamar yang modern, dan Muktamar yang bersih. Di mana tanpa meninggalkan sampah yang berserakan,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









