Tidak Quorum, Rapat Paripurna Penyampaian Nota Gubernur Banten Terkesan Dipaksakan

AKURAT BANTEN - Rapat Paripurna penyampaian nota Gubernur tentang Raperda APBD Perubahan tahun anggaran 2023 hanya dihadiri 31 anggota dari total seluruh anggota dewan sejumlah 85 orang, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten. Sabtu (16/9/23)
Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi Rapat Paripurna yang seharusnya dimulai pukul 13.00 WIB, mundur dari jadwal semula hingga pukul 15.20 WIB. Padahal rapat tersebut membahas penyampaian nota Gubernur tentang Raperda APBD Perubahan tahun anggaran 2023.
Harusnya rapat paripurna dengan agenda penyampaian nota Gubernur tentang Raperda APBD Perubahan tahun anggaran 2023 tersebut tidak quorum.
Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim yang didampingi Budi Prayoga. Padahal pimpinan Sidang Fahmi Hakim saat membuka sidang, membacakan daftar hadir jumlah anggota DPRD Banten yang hadir sebanyak 44 orang.
Di kursi barisan kanan dari pintu masuk ruangan diisi oleh 15 anggota DPRD, barisan kursi tengah hanya 3 anggota DPRD, kursi sisi kiri 10 anggota DPRD dan kursi unsur pimpinan DPRD diisi 2 orang.
"Berdasarkan laporan sekretariat DPRD Banten, sesuai absensi anggota DPRD yang hadir sebanyak 44 orang, dari jumlah keseluruhan 85 anggota DPRD terdiri dari Fraksi-fraksi yang telah menandatangani daftar hadir. Sesuai ketentuan hasil rapat Badan Musyawarah DPRD Banten tentang persetujuan forum rapat paripurna hari ini telah memenuhi kuorum," kata Fahmi membuka rapat paripurna.
Fahmi menegaskan, tidak ada anggota DPRD Banten yang menitip absen. Sebab berdasarkan laporan dari Sekretariat DPRD, wakil rakyat yang mengikuti paripurna tersebut sudah sesuai absensi daftar hadir.
"Enggak adalah bro (Titip absen) biar lebih lengkapnya silahkan tanya sekwan (Sekretaris Dewan)," katanya.
Hal itu pun dibantah Sekretaris DPRD Banten Deden Apriandhi, ia mengatakan tidak ada titipan absen dari anggota DPRD Banten.
"Kita hanya melihat (anggota DPRD Banten yang hadir) dari absen, kan biasanya mereka enggak langsung masuk (ruang paripurna) ada yang keruangan dulu segala macem," ungkapnya.
Selain itu, wartawan juga sempat berupaya meminta kepada protokol terkait daftar nama anggota DPRD Banten yang menandatangani absen, namun tidak diberikan. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan
- 10Jerman Peringatkan Rusia Bisa Ancam NATO pada 2029, Eropa Mulai Siaga Perang




