Banten

Polisi Tangkap 25 Suporter Pelaku Kerusuhan Liga 1 Dewa United vs Persib di Tangerang

Noudhy Valdryno | 27 November 2023, 17:21 WIB
Polisi Tangkap 25 Suporter Pelaku Kerusuhan Liga 1 Dewa United vs Persib di Tangerang

AKURAT BANTEN - Kepolisian Resort (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel), mengamankan 25 oknum suporter yang diduga menjadi pelaku kerusuhan dalam kompetisi lanjutan BRI Liga 1 Dewa United vs Persib.

Kerusuhan pecah saat pertandingan digelar di Lapangan Indomilk arena, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu malam (26/11/2023) kemarin.

Kasi Humas Polres Tangsel Iptu Wendi Afrianto, menerangkan pertandingan yang dimulai pada pukul 19.00 WIB itu mempertemukan kesebelasan Dewa United melawan Persib Bandung.

Baca Juga: Dishub Kabupaten Tangerang Layani Aduan Gangguan Lalu Lintas Melalui Siwasdal Gercep

“Dalam laga tersebut, Polres Tangsel menerjunkan sebanyak 721 personel gabungan untuk pengamanan di lokasi pertandingan,” ujar Wendi Afrianto, Senin (27/11/2023).

Wendi menerangkan dalam laga yang berakhir dengan skor 1-5 untuk kemenangan Persib tersebut, diwarnai kericuhan suporter di luar stadion yang ingin memaksa masuk ke stadion dimana laga ini digelar tanpa penonton away.

“Aksi kerusuhan antara suporter dengan pihak keamanan berawal ketika ratusan suporter ingin masuk ke stadion namun tidak diperbolehkan, dimana sebelumnya pihak Panpel telah mengumumkan bahwa pertandingan digelar tanpa penonton away dalam hal ini suporter Persib” kata Wendi.

Baca Juga: Paska Kerusuhan Antara Ormas Vs masa Peduli Palestina di Bitung, Ada 1.187 Personel Berjaga-jaga

Dia menerangkan dalam laga itu, Kepolisian menerjunkan 721 personel gabungan dari Polres Tangsel, TNI, Brimob PMJ, Sabhara PMJ, Dishub, Damkar dan Tim Medis diterjunkan untuk mengamankan pertandingan.

“Dalam proses mediasi antara perwakilan suporter Persib dengan pihak Panpel, suporter yang diluar memaksa masuk dengan mendobrak dan merusak pagar depan stadion Indomilk Arena, serta melakukan pelemparan batu serta botol kaca kepada pihak keamanan sehingga dilakukan tindakan tegas terukur untuk membubarkan massa” terang Wendi.

Akibat insiden tersebut, sebanyak delapan anggota kepolisian dan empat suporter mengalami luka akibat terkena lemparan batu. Sementara 25 orang diamankan Polres Tangsel dan masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.