Banten

Jaga Kondusifitas saat Natal, Pemkot Tangsel Wanti-wanti Penyebaran Hoax dan Aliran Terlarang

A. Zaki Iskandar | 23 Desember 2024, 16:38 WIB
Jaga Kondusifitas saat Natal, Pemkot Tangsel Wanti-wanti Penyebaran Hoax dan Aliran Terlarang

AKURAT BANTEN - Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mewanti-wanti gangguan kondusifitas Perayaan Natal 2024 yang bakal diselenggarakan pada 24-25 Desember 2024. Penyebaran hoax dan aliran terlarang menjadi fokus perhatian pemerintah.

Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan usai mengadakan rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada Senin (23/12/2024). 

Baca Juga: Pemimpin Aliran Sesat Sekte Kelaparan, Membunuh 429 Orang Dan Sebagian di Antaranya Anak-anak

"Kami dari Pemkot Tangsel akan melakukan beberapa langkah antisipasi dan juga sidak bersamaan dengan forkopimda agar kegiatan Natal 2024 dan tahun baru 2025 ini berjalan lancar di tengah masyarakat," tutur Pilar.

"Jadi potensi kerawanan seperti misalkan konflik sosial. Misalkan penyebaran hoax dan lain sebagainya ataupun gangguan keamanan di rumah ibadah," tuturnya sambungnya.

Untuk meminimalisir gangguan tersebut, kata Pilar, pihaknya melancarkan koordinasi dengan sejumlah tokoh agama.

Baca Juga: Rayakan Natal, Sebagai Bentuk Kepedulian Umat Kristen Kepada Tuhan Allah

Terlebih, kata Pilar, pihaknya juga mewanti-wanti adanya aliran agama atau kepercayaan terlarang yang memanfaatkan momen Natal untuk menyebar luaskan pemahaman tersebut. 

Karenanya, Menurut Pilar, doktrin tersebut harus dapat diwaspadai untuk mencegah terjadinya perpecahan antar umat beragama.

Baca Juga: 8 Bandara Tersibuk Jadi Destinasi Favorit di Momen Natal dan Tahun Baru 2025

"Kita sudah petakan, kita lakukan penindakan jangan sampai melakukan kegiatan penyebaran pemahaman yang membuat masyarakat lain dan umat lain ribut sosial karena masalah itu," tutur Pilar.

Selain itu, kata Pilar, pihaknya juga mewanti-wanti gangguan kondusifitas lainnya pada saat perayaan Natal 2024 nanti. Mulai dari pesta narkotika, miras dan bencana alam masuk dalam pembahasan rapat Forkopimda tersebut.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, kata Pilar, pihaknya bakal melakukan koordinasi secara masih dengan stakeholder terkait seperti TNI, Polri, BNN, BMKG, hingga BNPB.

Baca Juga: Sebanyak 95 Kejadian Kebakaran Terjadi di Tangsel Sepanjang 2024, Kerugian Capai Rp1,1 Triliun

"Tadi BMKG dan BNPB juga menyampaikan kerawanan banjir ataupun gempa bumi. Jadi kita harus antisipasi jangan sampai sedang berkumpul, sedang merayakan lalu ada kejadian bencana alam yang tidak antisipasi," tutur Pilar.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.