Jaga Kondusifitas saat Natal, Pemkot Tangsel Wanti-wanti Penyebaran Hoax dan Aliran Terlarang

AKURAT BANTEN - Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mewanti-wanti gangguan kondusifitas Perayaan Natal 2024 yang bakal diselenggarakan pada 24-25 Desember 2024. Penyebaran hoax dan aliran terlarang menjadi fokus perhatian pemerintah.
Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan usai mengadakan rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada Senin (23/12/2024).
Baca Juga: Pemimpin Aliran Sesat Sekte Kelaparan, Membunuh 429 Orang Dan Sebagian di Antaranya Anak-anak
"Kami dari Pemkot Tangsel akan melakukan beberapa langkah antisipasi dan juga sidak bersamaan dengan forkopimda agar kegiatan Natal 2024 dan tahun baru 2025 ini berjalan lancar di tengah masyarakat," tutur Pilar.
"Jadi potensi kerawanan seperti misalkan konflik sosial. Misalkan penyebaran hoax dan lain sebagainya ataupun gangguan keamanan di rumah ibadah," tuturnya sambungnya.
Untuk meminimalisir gangguan tersebut, kata Pilar, pihaknya melancarkan koordinasi dengan sejumlah tokoh agama.
Baca Juga: Rayakan Natal, Sebagai Bentuk Kepedulian Umat Kristen Kepada Tuhan Allah
Terlebih, kata Pilar, pihaknya juga mewanti-wanti adanya aliran agama atau kepercayaan terlarang yang memanfaatkan momen Natal untuk menyebar luaskan pemahaman tersebut.
Karenanya, Menurut Pilar, doktrin tersebut harus dapat diwaspadai untuk mencegah terjadinya perpecahan antar umat beragama.
Baca Juga: 8 Bandara Tersibuk Jadi Destinasi Favorit di Momen Natal dan Tahun Baru 2025
"Kita sudah petakan, kita lakukan penindakan jangan sampai melakukan kegiatan penyebaran pemahaman yang membuat masyarakat lain dan umat lain ribut sosial karena masalah itu," tutur Pilar.
Selain itu, kata Pilar, pihaknya juga mewanti-wanti gangguan kondusifitas lainnya pada saat perayaan Natal 2024 nanti. Mulai dari pesta narkotika, miras dan bencana alam masuk dalam pembahasan rapat Forkopimda tersebut.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, kata Pilar, pihaknya bakal melakukan koordinasi secara masih dengan stakeholder terkait seperti TNI, Polri, BNN, BMKG, hingga BNPB.
Baca Juga: Sebanyak 95 Kejadian Kebakaran Terjadi di Tangsel Sepanjang 2024, Kerugian Capai Rp1,1 Triliun
"Tadi BMKG dan BNPB juga menyampaikan kerawanan banjir ataupun gempa bumi. Jadi kita harus antisipasi jangan sampai sedang berkumpul, sedang merayakan lalu ada kejadian bencana alam yang tidak antisipasi," tutur Pilar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Viral! Pemilik Toko di NTT Gratiskan Susu Dan Popok Bayi untuk Korban Gempa: 'Kami Tidak Cari Untung'
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”





