Pemkot Tangerang Kerahkan 20 Armada Tangani Penumpukan Sampah di TPS Pasar Rubuh

AKURAT BANTEN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bergerak cepat menangani penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Pasar Rubuh, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh. Sebanyak 20 armada truk sampah dikerahkan untuk memastikan penanganan berlangsung cepat, lancar, dan sesuai target.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sampah Wilayah Timur Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Bachrudin, mengatakan penerjunan puluhan armada truk sampah dan mini excavator menjadi langkah strategis mengatasi kondisi over capacity yang selama ini meresahkan warga sekitar.
"Kami pastikan hari ini TPS Pasar Rubuh bisa disterilkan dari tumpukan sampah yang memakan badan jalan hingga mengganggu kenyamanan masyarakat. Jika sebelumnya setiap hari hanya enam armada yang dikerahkan, maka hari ini kami turunkan 20 armada plus mini excavator untuk mendorong sampah masuk ke dalam," ujarnya, Rabu (3/9/2025).
Baca Juga: Sahroni Mundur dari DPR Cuma Angan-angan, NasDem Ungkap Fakta Mengejutkan yang Bikin Pusing Kepala
Menurut Bachrudin, upaya intensif itu membuahkan hasil. Tumpukan sampah yang sebelumnya menutup akses jalan kini berkurang drastis, sehingga aktivitas warga kembali berjalan normal.
"Alhamdulillah, kondisi TPS sudah lebih tertata dan tidak lagi mengganggu jalan. Ke depan, pengawasan berkala akan ditingkatkan agar pelayanan pemungutan sampah berjalan optimal," tambahnya.
Lebih lanjut, Pemkot Tangerang juga memastikan rencana relokasi TPS Pasar Rubuh segera direalisasikan. Targetnya, relokasi bisa dilakukan pada September ini.
"Soal relokasi masih berproses. Imbauan penutupan TPS sudah mulai disosialisasikan. Kami akan terus berkoordinasi dengan perangkat wilayah agar rencana relokasi bisa segera terwujud," pungkasnya. (***)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana







