Tragis! Bocah 7 Tahun Tewas Mengenaskan, Berakhir di Kubangan Maut Bekas Pabrik Gula Saat Berburu Kerang

"Nenek Syok Dengar Kabar Cucu Tenggelam, Kedalaman Kubangan Bekas Galian Itu Ternyata Capai 2,5 Meter"
AKURAT BANTEN-Sebuah kabar duka menyelimuti Ciwandan, Cilegon. Hari yang seharusnya ceria berubah menjadi tragedi tak terbayangkan bagi keluarga kecil ini.
Seorang bocah perempuan lugu berusia 7 tahun, yang diketahui bernama Shakila, ditemukan tak bernyawa setelah tenggelam di sebuah kubangan air bekas galian yang berada persis di belakang tembok kawasan pabrik gula.
Peristiwa pilu ini terjadi pada Sabtu sore (13/12/2025), sekitar pukul 15.30 WIB. Shakila, bersama teman-teman sebayanya, pergi ke lokasi yang biasa mereka anggap sebagai tempat bermain dan berburu.
Tujuan mereka sederhana: mencari kerang sawah di genangan air yang terletak di kawasan pabrik tersebut.
Detik-Detik Nenek Korban Mendapatkan Kabar Maut
Suasana mendadak tegang ketika Salhah, nenek korban, menerima kabar yang merobek hati.
Sekelompok teman Shakila datang menghampirinya, membawa berita buruk: "Shakila tenggelam di belakang pabrik!"
Kapolsek Ciwandan Kompol Andi Suherman membenarkan kronologi ini.
"Awalnya, nenek korban mendapat informasi dari teman-teman korban bahwa Shakila diduga tenggelam di belakang tembok pabrik.
Informasi dari Ketua RT setempat menyebutkan bahwa area air ini masih masuk kawasan pabrik," jelas Kompol Andi pada Minggu (14/12/2025).
Tanpa membuang waktu, sang nenek langsung bergegas ke lokasi, diikuti oleh warga dan sejumlah pemancing yang kebetulan berada di sana. Mereka segera melakukan pencarian darurat.
"Dan benar, setelah diselami oleh para pemancing yang sigap membantu, korban ditemukan dalam keadaan sudah tenggelam," ujar Kompol Andi.
Jebakan Maut dengan Kedalaman Menipu
Upaya evakuasi berhasil dilakukan oleh para pemancing dan warga. Jasad Shakila kemudian dilarikan ke Puskesmas Ciwandan dengan harapan masih bisa diselamatkan. Namun, takdir berkata lain.
"Diduga korban sudah dalam keadaan meninggal dunia sejak berada di lokasi atau dalam perjalanan menuju Puskesmas," tambahnya.
Tragedi ini diduga terjadi karena Shakila sama sekali tidak menyadari tingkat bahaya kubangan tersebut. Meskipun terlihat seperti genangan biasa, ternyata kubangan air bekas galian di belakang pabrik itu menyimpan maut.
Berdasarkan keterangan warga, kedalaman air di kubangan tersebut sangat menipu, berkisar antara 2 hingga 2,5 meter. Kedalaman yang fatal ini adalah jebakan bagi bocah sekecil Shakila yang hanya berniat mencari kerang.
Setelah dipastikan meninggal, pihak keluarga yang berduka memutuskan untuk segera membawa jenazah Shakila kembali dan langsung dikebumikan.
Peristiwa ini menjadi pengingat yang menyedihkan tentang bahaya tersembunyi di sekitar area publik, terutama yang berada di dekat kawasan industri (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana



