Banten

Rahasia Daging Empuk Tanpa Presto Viral, Cuma Modal Baking Soda, Hasilnya Bikin Kaget

Aullia Rachma Puteri | 28 Mei 2026, 06:43 WIB
Rahasia Daging Empuk Tanpa Presto Viral, Cuma Modal Baking Soda, Hasilnya Bikin Kaget
rahasia daging empuk dengan baking soda

AKURAT BANTEN - Memasak daging agar cepat empuk sering kali membutuhkan waktu lama.

Banyak orang memilih menggunakan panci presto supaya daging lebih mudah lunak.

Namun ternyata, ada cara praktis yang kini mulai banyak digunakan, yakni hanya dengan memanfaatkan baking soda.

Bahan dapur yang biasa dipakai untuk membuat kue ini ternyata mampu membantu melembutkan tekstur daging yang alot.

Baca Juga: Daging Kurban Alot Bisa Langsung Empuk Tanpa Presto, Ternyata Cuma Butuh Bahan Dapur Ini

Trik sederhana tersebut pun ramai dicoba karena dinilai lebih cepat dan tidak memerlukan alat khusus.

Cara menggunakannya cukup mudah.

Daging yang akan dimasak cukup ditaburi atau dilumuri baking soda secara merata.

Setelah itu, diamkan beberapa menit agar baking soda bekerja pada serat daging sebelum dicuci bersih dan diolah menjadi masakan.

Baca Juga: Jurnalis BMC Tangerang Bagikan Daging Kurban: Sopir Angkot, Ojol dan Pedagang Kecil Tersenyum

Metode ini dipercaya efektif karena baking soda dapat mengubah tingkat keasaman pada permukaan daging.

Kondisi tersebut membantu memecah ikatan protein sehingga tekstur daging menjadi lebih lembut saat dimasak.

Meski begitu, penggunaan baking soda tidak boleh berlebihan. Jika terlalu banyak, rasa dan tekstur daging justru bisa berubah menjadi kurang enak.

Karena itu, penggunaan secukupnya sangat disarankan agar hasil masakan tetap nikmat.

Baca Juga: Terungkap! Mayoritas Daging Dam Jemaah Haji Indonesia 2026 Bakal Dikirim ke Palestina

Banyak ibu rumah tangga mulai menyukai trik ini karena dianggap lebih praktis dan hemat waktu.

Daging tidak perlu direbus terlalu lama untuk mendapatkan hasil empuk. Selain itu, cara ini juga membantu menghemat penggunaan gas saat memasak.

Di media sosial, berbagai video dan tips memasak menggunakan baking soda juga terus bermunculan.

Tidak sedikit warganet mengaku berhasil membuat olahan daging lebih lembut hanya dengan bahan sederhana yang tersedia di dapur.

Baca Juga: Terbongkar Jelang Lebaran 9 Ton Daging Beku Impor Kedaluwarsa Diduga Siap Masuk Pasar Tradisional

Selain baking soda, beberapa bahan alami lain juga sering dipakai untuk membantu mengempukkan daging.

Salah satunya adalah daun pepaya yang mengandung enzim papain.

Enzim tersebut dikenal mampu membantu melunakkan serat-serat keras pada daging.

Nanas pun sering digunakan sebagai bahan marinasi alami karena mengandung bromelain.

Baca Juga: 2 MINGGU TAK MAKAN DAGING! Pecah Tangis Korban Banjir Aceh Tamiang saat Nikmati Hidangan Mewah dari Influencer, King Abdi !

Kandungan tersebut dipercaya efektif membuat daging lebih cepat empuk. Namun penggunaan nanas perlu diperhatikan agar tekstur daging tidak terlalu hancur.

Teknik memotong daging juga memengaruhi hasil akhir masakan. Memotong melawan arah serat dapat membuat daging terasa lebih lembut saat dikunyah.

Kesalahan lain yang sering dilakukan adalah memasak daging terlalu lama dengan api besar.

Cara tersebut justru membuat cairan alami daging hilang sehingga teksturnya menjadi keras dan kering.

Baca Juga: Larangan Perdagangan Daging Anjing dan Kucing Mulai Ditegakkan, Jakarta Ambil Sikap Tegas

Memasak perlahan menggunakan api kecil dinilai lebih baik untuk menjaga kelembutan daging.

Pemilihan bagian daging juga tidak kalah penting.

Potongan tertentu memiliki tekstur lebih halus sehingga lebih mudah empuk dibanding bagian yang banyak mengandung urat atau otot.

Dengan mengetahui trik sederhana ini, masyarakat kini bisa mengolah daging lebih mudah di rumah.

Baca Juga: Lezatnya Bakso Daging Kurban, Resep Istimewa untuk Momen Spesial Idul Adha

Tanpa perlu panci presto, hasil masakan tetap bisa empuk, lezat, dan menggugah selera hanya dengan bantuan baking soda.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.