Ingat Kampung Halaman, Manjakan Lidah Anda dengan Kuliner Tradisional di FKS SMS Tangerang

AKURAT BANTEN - Salah satu yang dirindukan dari kampung halaman adalah kulinernya. Ya, kuliner kampung selalu terkenang.
Bagi Anda yang tinggal di wilayah Tangerang dan sekitarnya dan merindukan kuliner kampung, sebaiknya datang ke Festival Kuliner Serpong (FKS) Summarecon Mall Serpong (SMS) Tangerang.
Di sini, Anda akan menemui berbagai sajian kuliner kampung yang dijamin akan mengundang selera makan bersama keluarga.
Baca juga: Viral! Gus Iqdam Diperlakukan Tidak Menyenangkan di Imigrasi Bandara Soetta, Cek Fakta Sebenarnya
Tommy, Center Director SMS mengatakan, yang menarik dari FKS kali ini adalah tenant yang ada didatangkan langsung dari daerah asal mereka. Seperti Nasi Bebek Sinjay yang didatangkan dari Madura.
"FKS kali ini kami mengambil tajuk Jelajah Rasa Jalur Mudik. Kami sengaja mendatangkan langsung dari Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Malang, hingga Madura," katanya, Rabu (20/2023).
Festival makanan ini akan berlangsung mulai 11 September hingga 1 Oktober 2023, di area Parkir Timur SMS Tangerang.
"Ada lebih dari 90 kuliner khas jalur mudik Jawa Tengah sampai Jawa Timur yang dapat dinikmati di FKS fase kedua ini," sambungnya.
Baca juga: Motor Oleng dan Jatuh, Pengendara Wanita Tewas Terlindas Truk di Cengkareng
Sejumlah kuliner kampung itu adalah Nasi Bebek Sinjay Madura, Java Loenpia Semarang, Gudeg Yu Djum, Nasi Krawu Buk Tiban Gresik, Sate Pak Kempleng Ungaran, Soto Tauto PPIP Pekalongan, Warung Jawa Timur Cak Arif, Kopi Bathok Purbalingga, Pusat Oleh-Oleh Bu Rudy Surabaya, Yammie Pathuk Kemetiran Jogja, Spiku Surabaya, Srabi Notosuman Ny. Handayani Solo, dan serta kuliner lainnya.
"Melihat antusias pada FKS fase pertama yang begitu tinggi, kami optimis FKS fase kedua juga akan berjalan meriah dan menjadi destinasi kuliner para pecinta kuliner," sambungnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, tampak sejumlah pengunjung SMS Tangerang antusias mengikuti festival dan menjajal sajian yang ada.
Cuaca yang cerah dengan ornamen tenant tradisional, disertai alunan musik gamelan, membuat suasana tengah kota di pusat properti ini seperti berada dalam suasana yang berbeda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”









