Suku Baduy Dalam Merdeka dari Internet, Tolak Modernisme: Hidup Menyatu dengan Alam!

AKURAT BANTEN - Hidup tanpa internet di zaman sekarang rasanya mustahil. Tetapi hal ini terjadi di suku Baduy dalam, Lebak, Banten.
Masyarakat Baduy dalam menolak layanan jaringan internet dan meminta saluran WiFi dari wilayah mereka dihapus untuk selamanya.
Kepala Desa Kanekes, Salja mengatakan, penghapusan internet di Baduy dalam itu atas permintaan warga sendiri.
Baca juga: Indeks Kota Toleran 2022, Cilegon Tempati Posisi Pertama Kota Paling Intoleran di Indonesia
Menurut mereka, internet dan jaringan WiFi merusak budaya mereka.
"Pemutusan internet ini berdasarkan usulan dari barisan Kolot Baduy di Desa Kanekes, Leuwidamar," katanya, Selasa (10/10/2023).
Dilanjutkan dia, penghapusan jaringan internet di Baduy dalam telah dilakukan sejak Juni 2023. Pengajuan ini lalu disetujui pemerintah.
Dengan telah diputusnya internet, suku Baduy dalam terlindung dari teknologi dan hidup menyatu dengan alam.
Meski demikian, hal ini tidak berlaku bagi Baduy luar. Di Baduy luar, penggunaan internet masih diperbolehkan untuk berniaga.
"Untuk Baduy luar tidak. Kalau di Baduy luar kan banyak yang usaha, jadi internet masih dibutuhkan untuk bisnis online," paparnya.
Baca juga: Bentrok Polisi dengan Masyarakat Adat di Batam, Sekolah Ditembaki Gas Air Mata
Sementara itu, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Usman Kansong membenarkan pemutusan Internet itu.
Dikatakan, Kominfo telah secara resmi memutus layanan internet di Indosat Ooredo Hutchison (IOH) di wilayah Baduy dalam.
"Permintaan pemerintah daerah untuk menghilangkan layanan telekomunikasi seluler di wilayah Desa Ulayat Baduy," ungkapnya.
Pemutusan internet itu telah dilakukan sejak tengah September 2023.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!








