Gadis Putus Sekolah di Lebak Dicekoki Obat dan Diperkosa 5 Pria Bergiliran

AKURAT BANTEN - Seorang gadis berusia 13 tahun, disetubuhi 5 orang pemuda mabuk secara bergiliran, saat pergi menonton panggung hiburan di Bayah, Lebak, Banten.
Tidak hanya itu, korban juga dicekoki obat-obatan keras oleh pelaku.
Dari informasi yang diperoleh media di lokasi, gadis malang ini adalah warga Kecamatan Cihara, Lebak, Banten.
Baca juga: Masyarakat Disuruh Makan Ubi, Warga: Tidak Kenyang Cuma Bikin Kentut
Korban awalnya diajak menonton sebuah panggung musik di Kecamatan Bayah, Lebak, Banten. Namun sebelum sampai ke tujuan, korban diduga dicekoki obat hingga tak sadarkan diri.
Selanjutnya, korban dibawa ke penginapan. Di sana, korban diperkosa secara bergiliran.
Parahnya lagi, pelaku utama yang diketahui berinisial R, masih ada hubungan saudara dengan korban.
Kanit Reskrim Polsek Bayah, Aiptu Agus Kusnadi mengatakan, korban diperkosa secara bergiliran di penginapan. Setelah diperkosa, R mengantarkan korban pulang ke rumahnya.
"Tetapi sebelum sampai di rumah, korban kembali diperkosa oleh R di rumahnya, di daerah Kecamatan Panggarangan, Lebak," katanya, kepada wartawan, Rabu (11/10/2023).
Setelah sadar, korban akhirnya menceritakan kejadian yang dialaminya tersebut. Akibat kejadian itu, korban merasa sangat trauma dan mengalami sakit pada kemaluannya.
Baca juga: Kebakaran Hebat Hanguskan Bangunan di Kemayoran Jakarta, 100 Personel Pemadam Dikerahkan
"Para pelaku sempat meminta maaf melalui surat kesepakatan damai, namun pihak keluarga menolak dan tetap melanjutkan kasus ini ke jalur hukum," sambungnya.
Saat ini, korban masih dalam pengawasan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak.
"Korban masih trauma dan sakit akibat perkosaan yang dilakukan 5 orang pemuda, pada 30 September lalu. Identitas pelaku sudah dikantongi, yakni AW, TT, AD, DP dan R. Masih pengejaran," jelasnya.
Terpisah, Ujang Sahrudin, kerabat keluarga korban mengatakan, korban sempat dibawa ke Bayah oleh rekan yang masih dikenal korban.
Usai diperkosa di tempat tersebut, korban dibawa oleh salah seorang pelaku lain dan korban kembali diperkosa di rumah pelaku lain di daerah Panggarangan.
"Pihak keluarga pelaku sempat melakukan mediasi dengan pihak keluarga keluarga korban, namun ditolak," tuturnya.
Dijelaskan dia, korban merupakan anak ke dua dari tiga bersaudara. Korban sempat mengenyam sekolah hingga kelas dua SMP, namun akibat tinggal kelas, korban tidak melanjutkan sekolahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8Viral! Antrean Makan Bergizi Gratis di SMK Kebumen Berujung Aksi Duel Mencekam, Korban Diseret ke Lahan Kosong, Ini Kronologinya
- 9Rodri Tiba di Barcelona, Sang Ballon d'Or Langsung Ungkap Mimpi Besarnya Bersama Blaugrana
- 10Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas






