Potret Kemiskinan di Banten, 40 Ribu Rumah Warga di Lebak Tidak Layak Huni

AKURAT BANTEN - Sebanyak 40 ribu lebih rumah warga di Kabupaten Lebak, Banten, dalam kondisi tidak layak huni.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Lebak, Lingga Segara.
Lingga mengaku, pihaknya sudah mengusulkan ke Kementerian yang menangani program kemiskinan terutama soal puluhan ribu rumah tidak layak huni milik warga di Kabupaten Lebak.
Baca Juga: Duh! 83 Kios di Pasar Badak Pandeglang Nunggak Bayar Sewa
Menurutnya, upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari ikhtiar Pemerintah Kabupaten Lebak menangani persoalan yang dihadapi warga yang kurang dan tidak mampu secara ekonomi.
"Bersama pak Pj Bupati Lebak Iwan Kurniawan, kami sudah mengusulkan program bantuan untuk RTLH ke kementerian di Jakarta. Iya ada sekitar 40 ribu lebih," katanya, kepada Akurat Banten, Rabu (6/12/2023).
Lingga menjelaskan, kenapa begitu banyak rumah warga di Kabupaten Lebak yang terkategori tidak layak huni, karena selain warga tersebut tidak memiliki penghasilan tetap, di mana pendapatan mereka itu tidak sebanding dengan pengeluaran.
Baca Juga: Anak Gunung Krakatau Siaga 3, Masyarakat Diminta Waspada
Sebenarnya, warga yang kurang dan tidak mampu bukan tidak ingin memiliki rumah yang layak huni, aman dan nyaman untuk ditempati. Karena kebutuhan pokok hidup lebih besar dari pendapatan maka yang terjadi mereka urung memperbaiki rumah.
"Pertama itu soal pengeluaran kebutuhan pokok yang tidak sebanding dengan pendapatan. Kedua, mereka tidak memiliki penghasilan tetap. Dari 40 ribu lebih itu tersebar di 28 kecamatan di Kabupaten Lebak," jelas Lingga.
Penelusuran Akurat Banten memang banyak warga di Kabupaten Lebak, yang kehidupannya jauh dari kata layak dan memprihatinkan. Itu terjadi karena ekonomi yang sulit lebih besar pasak dari pada tiang.
Baca Juga: Pesona Lima Destinasi Super Prioritas (DSP) di Indonesia
Seperti terjadi di Kecamatan Leuwidamar, puluhan bahkan ratusan rumah warga di Desa Leuwidamar dan Desa Cibungur dalam kondisi tidak layak huni. Hal serupa juga terjadi di Kecamatan Malingping, di Desa Senanghati, dan Sumberwaras.
Di Kecamatan Cikulur, Desa Curug Panjang. Bahkan di wilayah yang tidak jauh dari pusat Pemerintah Kabupaten Lebak, rumah Ubaidillah (46) warga Desa Sukamekarsari Kecamatan Kalanganyar nyaris ambruk.
Kepala Desa Leuwidamar Edi Suryadi berharap, Pemerintah Kabupaten Lebak bisa merealisasikan program bantuan RTLH bagi warganya yang tidak mampu.
Baca Juga: Total Harta Kekayaan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah Naik 100 Pesen di Periode Akhir
"Proposal usulannya sudah kami sampaikan ke Dinas Perkim Lebak. Kami berharap permohonan bantuan itu bisa realisasi, karena bila di alokasikan dari dana desa tidak mungkin cukup," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 5UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 6Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 7Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 8Haaland Langgar Aturan Aneh Maresca di Liga Champions, Tapi Justru Jadi Pahlawan Man City di Tengah Kekalahan
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027








