Miris! Janda Tua Bersama 3 Cucunya Tinggal di Gubuk Nyaris Ambruk

AKURAT BANTEN - Suhenah (56), warga Kampung Leuwi Ranji, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, tinggal di rumah reyot.
Mirisnya, janda tua ini tinggal di rumah yang nyaris roboh bersama ketiga orang cucunya.
Kondisi rumah yang tidak lagi layak huni itu terpaksa ditempati, lantaran ketiadaan ekonomi. Suhenah berharap, mendapat bantuan pembangunan rumah dari pemerintah.
Baca Juga: Perdana! Arab Saudi Kirimkan Rumy Alqahtani di Ajang Miss Universe 2024
Bila hujan turun disertai angin kencang, ia harus berpindah tempat mencari atap karena yang tidak bocor. Tiang penyangga rumah terlihat sudah lapuk dan bangunan juga sudah miring.
“Kalau hujan dan angin kencang yang ditakutkan rumah ini roboh,” kata Suhenah,kepada wartawan, Selasa (26/3/2024).
Suhenah mengaku, dirinya tinggal bersama anaknya yang bungsu, dan ketiga cucunya semenjak suaminya itu meninggal 25 tahun lalu.
Dia menyebut, bahwa anaknya saat ini menjadi tulang punggung keluarga untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Baca Juga: Menu Buka Puasa untuk Penderita Asam Lambung, Bikin Nyaman di Perut
Dulu, kata dia, pernah dapat program bantuan sembako dari pemerintah, tapi sekarang tidak lagi.
"Iya pernah menerima bantuan BLT Covid-19 tahun lalu, setelah itu tidak ada lagi bantuan yang diterimanya, termasuk PKH dan bantuan lansia. Bagaimana lagi, jangankan untuk memperbaiki rumah, untuk biaya hidup sehari-hari saja kadang keteteran," ucapnya.
Fitri, warga setempat membenarkan bila kondisi rumah yang ditempati Suhenah sudah tidak layak untuk ditempati. Ia khawatir Suhenah dan keluarganya itu tertimpa musibah jika rumah roboh.
Pemerintah Kelurahan Muara Ciujung Timur dikabarkan akan menindaklanjuti segera kondisi yang dialami Suhenah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









