Analisa Sederhana Keuangan Laundry Kiloan Dirumah, Untungnya Cukup Lumayan

AKURAT BANTEN - Memulai usaha kecil laundry rumahan tidak terlalu sulit, sangat simpel dan tidak memerlukan keahlian secara khusus.Yang terpenting adalah adanya modal dan kemauan yang sangat kuat. Serta mempunyai keinginan untuk maju dan berkembang.
Namun yang namanya usaha, dimanapun dan dengan jenis apapun, pasti memerlukan perhitungan dan analisa permodalan, biaya produksi dan keuntungan yang akan diterima. Apabila dari usaha ini menuai keuntungan, maka tidaklah salahnya jika anda mempunyai keinginan memulai usaha kecil-kecil yaitu laundry rumahan.
Sudah barang tentu, jenis usaha ini tidak terhindar dari competitor atau pesaing dengan jenis usaha yang sama, yang sudah viral dan banyak bertebaran. Namun ketika anda menginginkan memulainya usaha, tetapkanlah hati anda untuk berjalan, atau melangkah dengan hati-hati tapi pasti, dan berharap dapat menjemput rezeki dengan hasil yang sangat baik.
Baca Juga: PELAJAR SMP di Tangkap Polisi Atas Dugaan Memperkosa 5 Anak di Bawah Umur
Analisa keuangan
1. Modal Tetap (membeli peralatan)
- Mesin cuci top loading kapasitas 10 kg: Rp 7.500.000,-
- Mesin Pengering kapasitas 15 kg: Rp 12.500.000,-
- Setrika Uap kapasitas 7 liter: Rp 3.500.000,-
Jumlah modal peralatan: Rp 23.500.000,- (Harga dihitung dengan estimasi wilayah penjualan di Tangerang)
Baca Juga: Kenang Masa Kecil, Yasonna H Laoly Mengaku Suka Tidur di Kolong Tempat Tidur
2. Pembelian bahan (perhitungan dalam pengerjaan100 kg pakaian kotor)
- Sabun detergent cair (1,4 liter): Rp. 13.500,-
- Listrik Rp. 1.444,70 (pelanggan daya 2200 VA): Rp. 6.000,-
- Gas elpiji 3 kg (3 tabung) x Rp. 22.000,-: Rp. 66.000,-
- Plastik kemasan (20 kantong) x Rp. 1.000,-: Rp. 20,000,-
- Parfum : Rp. 4.000,-
Jumlah modal bahan Rp. 109.000,-
Baca Juga: Anggota Panwaslu di Lebak Tertangkap Nyabu, Bawaslu Didesak Tes Urine Seluruh Pegawai
3. Upah tenaga kerja cuci+gosok (hasil x 30 %) 100 kg x 7.000 x 30% = Rp. 210.000,-
• Uang makan tenaga kerja - Rp. 20.000,-/hari
Jumlah biaya tenaga kerja: Rp. 210.000 + Rp. 20.000 = Rp. 230.000,-
Jadi jika estimasi penerimaan order, dari pakaian kotor dalam per 100 kg untuk dikerjakan pada tempo 3 hari yaitu sebesar (Rp.7.000/kg), maka penerimaan pembayarannya adalah sebesar Rp. 7.000 x 100 kg = Rp. 700.000,-
Baca Juga: Tragis! JEMBATAN KACA Kembali Makan Korban, Kali Ini di Indonesia
Kemudian perhitungan keuntungan pemilik usaha setelah dikurangi biaya produksi dan tenaga kerja adalah Rp. 700.000 – Rp.109.000 –Rp. 230.000 = Rp. 361.000,- jika perhitungan untuk sebulan nilainya dikalikan saja (***)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










