Manfaatkan Fitur Monetisasi Twitter, Begini Cara Menghasilkan Uang dari Aplikasi X!

AKURAT BANTEN - Platform microblogging Twitter atau lebih dikenal dengan aplikasi X telah mengumumkan peluang bagi pengguna untuk memperoleh penghasilan melalui fitur monetisasi.
Melalui program fitur monetisasi, kini pengguna atau kreator Twitter diseluruh dunia dapat menghasilkan uang dari konten yang dibuatnya.
Tak hanya fitur monetisasi, pengguna juga bisa menghasilkan uang dengan menggunakan fitur subcriptions.
Baca Juga: Aplikasi Serang Tatu, Hubungkan Semua OPD di Kabupaten Serang
Namun, untuk melakukan monetisasi pada aplikasi Twitter, pengguna harus memenuhi syarat standar konten yang bisa dimonetisasi.
Mengutip dari Help Center Twitter, berikut merupakan beberapa standar yang harus dipenuhi agar bisa melakukan monetisasi:
- Konten yang dibuat pengguna tidak boleh mempromosikan produk atau layanan ilegal seperti narkoba, rokok, alkohol, senjata, perjudian atau bahkan undian.
- Konten tidak boleh mengandung konten vulgar atau pelecahan terhadap anak di bawah umur.
- Konten Twitter tidak boleh menggambarkan kekerasan ataupun penyiksaan terhadap manusia atau pun hewan.
- Konten tidak boleh yang berkaitan dengan tragedy, konflik, atau kekerasan massal.
- Konten tidak mengandung informasi palsu, menyesatkan atau tidak berdasar.
- Dilarang memonetisasi konten yang tidak berlisensi.
- Konten yang dimonetisasi bukanlah konten pornografi atau konten seks.
Cara Monetisasi di Twitter
Berdasarkan panduan yang ada di Help Center Twitter, cara monetisasi di Twitter ada dua cara.
Pertama, dengan cara memanfaatkan program bagi hasil dari iklan yang muncul pada balasan postingan.
Kedua, dengan mengaktifkan fitur subcriptions. Apabila ada pengikut yang berlangganan, maka pengguna atau kreator Twitter bisa menghaslkan uang dari kontennya.
Baca Juga: Wow! Produk Kacamata Canggih Apple Vision Pro, Teknologi Iron Man Jadi KenyataanHitungan Penghasilan Twitter
Pada awal peluncuran program Elon Musk mengumumkan bahwa program Ads Revenue Sharing akan membayar kreator Twitter sekitar 5 juta dolar AS secara kumulatif.
Namun, meski demikian, pendapatan dari iklan Twitter tak hanya bergantung pada jumlah tampilan suatu unggahan saja.
Ada hal yang lebih penting, yaitu untuk menghasilkan pendapatan dihitung dari berapa banyaknya iklan yang ditampilkan kepada pengguna terverifikasi lainnya.
Sehingga, pemilik akun Twitter yang sudah terverifikasi bisa mendapatkan penghasilan dari program Ads Revenue Sharing berdasarkan jumlah iklan yang muncul pada unggahan mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!








