Perempuan Wajib Tahu! Ini Cara Meredakan Nyeri Haid yang Aman dan Efektif

AKURAT BANTEN - Nyeri haid yang dialami perempuan saat hari pertama atau kedua menstruasi merupakan sesuatu yang sering terjadi. Pasalnya haid merupakan proses keluarnya darah dan sel telur yang tidak dibuahi dari vagina.
Di dalam dunia medis, nyeri haid dikenal dengan istilah dismenore. Kondisi ini bisa terjadi sebelum haid (PMS) atau sewaktu haid. Meskipun nyeri ini dapat menghilang dengan sendirinya, tetapi banyak perempuan yang tidak bisa menahan sakit.
Nyeri haid juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Untuk itu berikut cara meredakan nyeri haid agar perut terasa aman dan aktivitas tidak terganggu.
Baca Juga: Orangtua Ajak Anak Nonton Film 'Siksa Kubur', Ini Dampak Psikolog bagi Sang Anak
Cara Meredakan Nyeri Haid
Kompres perut dengan air hangat
Cara meredakan nyeri haid yang pertama adalah dengan mengompres perut menggunakan air hangat selama 15-20 menit sebanyak tiga kali sehari.
Menempelkan air hangat ke area perut hampir sama efeknya dengan obat pereda nyeri seperti paracetamol dan ibuprofen.
Hindari makanan dan minuman tertentu
Cara meredakan nyeri haid selanjutnya adalah hindari makanan dan minuman yang bisa menyebabkan perut kembung dan kelebihan cairan tubuh seperti makanan berlemak, minuman berkafein, dan bersoda.
Sebagai pengganti minuman di atas, bisa konsumsi teh dengan campuran jahe atau daun mint. Minuman ini bisa meringankan nyeri dan mencegah perut kembung saat haid.
Baca Juga: Ketahui Sejarah Kebaya, Pakaian Khas Perempuan yang Dipakai saat Hari Kartini
Lakukan teknik relaksasi
Melakukan tekni relaksasi dapat meredakan nyeri haid. Teknik relaksasi seperti meditasi, pilates, dan yoga dapat membantu mengalihkan perhatian dari rasa nyeri dan ketidaknyamanan saat haid. Selain itu, gerakan yoga juga dapat meredakan nyeri punggung.
Rutin olahraga
Tubuh yang aktif dan berolahraga dapat membantu meredakan nyeri saat haid. Sebuah penelitian membuktikan bahwa wanita yang rutin berolahraga 30 menit selama 3 hari dalam seminggu mengalami perbaikan gejala nyeri haid yang cukup signifikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026








