Mengenal Kanker Ovarium, Penyakit yang Diderita Tiktokers Shella Selpi Lizah hingga Meninggal Dunia di Usia ke 21 Tahun

AKURAT BANTEN - Tiktokers Shella Selpi Lizah meninggal dunia akibat kanker ovarium yang menyerangnya. Shella meningga pada hari Kamis (29 Agustus 2024) setelah berjuang selama tiga tahun.
Sang suami, Albi menyampaikan kabar duka ini melalui Instagram storynya pribadinya. Ia meminta teman-teman Shella untuk memaafkan Shella jika ada perkataan atau perbuatan yang menyinggung.
"Innalillahi wa innailaihi rojiun. Telah berpulang ke rahmatullah istri saya tercinta Shella Selpi Lizah binti Didin Jaenudin. Untuk teman-teman Shella, maafin Shella ya sekiranya Shella punya salah satu perkataan yang menyinggung teman-teman," tulis Albi.
Lantas apa itu penyakit kanker ovarium hingga menyebabkan penderitanya meningal dunia? Simak artikel selengkapnya.
Apa itu Kanker Ovarium
Melansir dari berbagai sumber, kanker ovarium adalah kondisi medis berupa tumbuhnya sel tak normal dan ganas pada ovarium atau indung telur. Di mana ovarium merupakan organ reproduksi wanita yang berfungsi menghasilkan sel telur, hormon estrogen, dan hormon progesteron.
Kanker ini paling sering ditemukan pada wanita 50 – 70 tahun. Kanker ovarium bisa menyebar ke bagian lain, seperti panggul dan perut melalui sistem bening dan melalui sistem pembuluh darah menyebar ke hati dan paru-paru.
Berdasarkan letak pertumbuhan sel kankernya, kanker ovarium dikelompokkan menjadi beberapa tipe, yaitu:
- Kanker ovarium epitel yaitu kanker yang berkembang di jaringan epiter, yakni lapisan tipis yang melapisi bagian luar ovarium. Kanker ini terbagi menjadi dua jenis yaitu karsinoma serosa dan karsinoma musin.
- Tumor sel germinal yaitu kanker yang berasal dari sel yang memproduksi sel telus (ovum). Jenis kanker ini sering terjadi pada wanita usia muda.
- Stroma yaitu kanker yang terjadi pada sel yang berfungsi memproduksi hormon reproduksi, seperti estrogen dan progesteron. Kanker ini merupakan jenis kanker yang jarang terjadi, namun biasanya terdiagnosis di stadium awal.
Penyebab Kanker Ovarium
Penyebab kanker ovarium hingga kini masih belum diketahui secara pasti. Kendati demikian, terdapat sejumlah faktor risiko kanker ovarium yang perlu diwaspadai, yaitu:
Kebiasaan merokok.
Lanjut usia.
Terapi hormon pasca-menopause.
Memiliki keluarga kandung dengan riwayat kanker ovarium atau kanker payudara.
Mengidap obesitas, endometriosis, atau sindrom Lynch.
Menstruasi pertama terjadi pada usia muda, yaitu di bawah 12 tahun.
Belum pernah hamil. (***)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan
- 10Jerman Peringatkan Rusia Bisa Ancam NATO pada 2029, Eropa Mulai Siaga Perang







