Waspada! 4 Minuman yang Berisiko Mengganggu Kesehatan Jika Dikonsumsi Berlebihan

AKURAT BANTEN - Tanpa disadari, banyak orang terbiasa mengonsumsi minuman favorit secara berulang tanpa memikirkan dampaknya bagi kesehatan. Padahal, kebiasaan ini bisa memicu berbagai masalah serius jika dilakukan terus-menerus.
Saat ini, kasus gangguan ginjal hingga harus menjalani cuci darah semakin meningkat, bahkan pada usia muda. Salah satu penyebabnya adalah konsumsi gula berlebihan yang berasal dari minuman manis sehari-hari.
Banyak anak muda merasa kondisi tubuhnya masih prima, sehingga sering mengabaikan risiko kesehatan jangka panjang. Padahal, kebiasaan kecil seperti terlalu sering minum minuman manis bisa berdampak besar di kemudian hari.
Baca Juga: Mau Hidup Lebih Sehat? Ini 9 Cara Mengatur Pola Makan agar Tubuh Tetap Bertenaga
Mengenal Gula
Gula merupakan sumber energi yang berasal dari karbohidrat sederhana. Secara alami, gula terdapat pada buah dan susu. Namun, gula juga banyak ditambahkan dalam berbagai produk seperti minuman kemasan, kue, dan camilan.
Jika dikonsumsi dalam jumlah wajar, gula masih bermanfaat bagi tubuh. Namun, konsumsi berlebihan dapat memicu berbagai gangguan kesehatan.
Dampak Konsumsi Gula Berlebihan
Terlalu banyak mengonsumsi gula dapat meningkatkan risiko diabetes, obesitas, kerusakan gigi, gangguan ginjal, penyakit jantung, mudah lelah, hingga memengaruhi suasana hati.
Dilansir dari website Kemenkes, berikut empat jenis minuman yang sebaiknya dibatasi konsumsinya.
Baca Juga: Jejak Lama yang Menghantui, Pengakuan Lawas Ardi Bakrie soal Selingkuh Kembali Mengguncang Publik
4 Minuman yang Perlu Dibatasi
- Minuman Bersoda
Soda mengandung gula dan kalori tinggi. Jika dikonsumsi terlalu sering, dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan masalah gigi. - Minuman Berenergi
Biasanya mengandung gula dan kafein tinggi. Konsumsi berlebihan bisa memicu gangguan jantung, sulit tidur, dan tekanan darah naik. - Jus Buah Kemasan
Meski terlihat sehat, jus kemasan sering mengandung gula tambahan dan lebih rendah serat dibanding buah segar. - Teh dan Kopi Kekinian
Minuman ini umumnya mengandung gula, krimer, dan topping berlebih yang membuat asupan kalori meningkat tanpa disadari.
Baca Juga: Bukan Sekadar Ganti Kurikulum, Inilah Wajah Baru Regenerasi Pendidikan Indonesia 2026!
Mengurangi konsumsi gula bukan berarti harus menghindari sepenuhnya, tetapi lebih bijak dalam memilih dan membatasi asupannya. Dengan pola konsumsi yang seimbang, tubuh bisa tetap sehat dalam jangka panjang.
Salam sehat.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









