Dua Pejabat Kemendag Diperiksa Penyidik Kejagung Terkait Korupsi Impor Gula

AKURAT BANTEN - Tim penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) telah memeriksa dua pejabat Kementerian Perdagangan RI (Kemendag) dalam kasus dugaan korupsi importasi gula.
Salah satu pejabat yang diperiksa, yakni Kepala Biro Hukum Kemendag, Sri Hariyati (SH) dalam perkara dugaan korupsi importasi gula di Kemendag periode 2015-2023.
Selain SH, tim penyidik Jampidsus memeriksa NMKD selaku Koordinator Bidang Pengawasan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Kemendag) RI.
Kedua pejabat Kemendag diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi impor gula.
"NMKD selaku Koordinator Bidang Pengawasan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kementerian Perdagangan RI. Dan SH selaku Kepala Biro Hukum Kementerian Perdagangan RI," kata Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana dalam keterangannya di Jakarta, Senin (9/10/2023).
Baca Juga: Usut Kasus Korupsi Impor Gula di Kemendag, Kejagung Sebut Zulkifli Hasan Tidak Akan Diperiksa
Ketut mengatakan, tim penyidik Jampidsus telah memeriksa 2 saksi terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan importasi gula di Kementerian Perdagangan tahun 2015 sampai tahun 2023.
"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara tersebut," ucapnya.
Sebelumnya diketahui, tim penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi impor gula di Kementerian Perdagangan (Kemendag) periode 2015-2023.
Kasus dugaan korupsi impor gula telah dinaikan statusnya dari penyelidikan ke tingkat penyidikan, setelah melalui serangkaian pengkajian dan pendalaman serta memeriksa sejumlah saksi.
Tim penyidik Jampidsus melakukan penggeledahan di gedung Kemendag dan perusahaan swasta untuk mencari alat bukti terkait dugaan korupsi importasi gula.
"Terkait tindakan penyidikan, pada hari ini juga sedang berjalan kegiatan penggeledahan di Kementerian Perdagangan dan di PT PPI," kata Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung, Kuntadi kepada wartawan di Kejagung, Jakarta, Selasa (3/10/2023).
Baca Juga: Penyidik Kejagung Geledah Kantor Kemendag Terkait Dugaan Korupsi Impor Gula
Ia menjelaskan, kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan kewenangan dalam importasi gula di Kemendag periode 2015 sampai 2023, antara lain diduga dalam rangka pemenuhan stok gula nasional dan stabilisasi harga gula nasional, kemendag diduga telah secara melawan hukum menerbitkan persetujuan impor gula kristal mentah yang dimaksudkan untuk diolah menjadi gula kristal putih kepada pihak-pihak yang tidak berwenang.
"Kemendag juga diduga telah memberikan izin impor gula yang melebih batas kebutuhan batas maksimal yang dibutuhkan," ucapnya. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!








