Fadli Zon: Israel Telah Nyatakan Perang terhadap Rakyat Indonesia

AKURAT BANTEN - Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon mengutuk keras serangan rudal Israel ke RS Indonesia di Jabaliya, Jalur Gaza.
Diketahui, serangan wilayah Jabaliya gencar dilakukan pasukan Israel (IDF) sejak Senin (20/11/2023). RS Indonesia saat ini menampung 6.000 orang pekerja, staf dan dokter, serta 700 pasien.
Dalam serangan itu, sebanyak 12 orang tewas, termasuk pasien.
Baca Juga: Hadiri Wisuda Stisip BR, Ini Pesan Bupati Pandeglang
"Serangan Israel atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza sangat melukai rakyat Indonesia," katanya, dikutip dari laman DPR, Kamis (23/11/2023).
Dikatakan, pembangunan dana rumah sakit itu menghabiskan biaya Rp126 miliar dari sumbangan rakyat Indonesia.
"Itu seluruhnya berasal dari sumbangsih rakyat Indonesia. Serangan itu melukai, dan juga berarti menyatakan perang terhadap rakyat Indonesia,” tegasnya.
Fadli Zon juga mendukung penuh Menlu RI Retno Marsudi yang tengah dan terus berupaya mendapatkan perkembangan terkini di Rumah Sakit Gaza termasuk nasib tiga WNI di sana.
Baca Juga: Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Kabupaten Lebak Geruduk Gedung DPR RI
Menurutnya, langkah-langkah yang dilakukan Kemenlu terutama memastikan keselamatan mereka yang berada di rumah sakit itu.
Dirinya juga mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera melakukan intervensi agar pembantaian oleh Israel di Rumah Sakit al-Shifa Gaza tidak terulang.
"Apa yang dilakukan Israel sudah tak masuk akal, melampaui imajinasi kebiadaban, tak dapat dibenarkan dari sisi manapun," jelasnya.
Baca Juga: 1.209 Pendaftar PPPK di Lebak Gugur, Tidak Penuhi Syarat
Dikatakan dia, serangan Israel sangat barbar dan melanggar hukum humaniter internasional dan juga Konvensi Jenewa Keempat tahun 1949.
Fadli Zon yang juga Vice President the League of Parliamentarians for al-Quds, jaringan parlemen global untuk Palestina itu menekankan bahwa serangan Israel terhadap Palestina kian menegaskan urgensi membawa Israel ke Pengadilan Pidana Internasional (ICC).
"Serangan Israel terhadap Rumah Sakit Indonesia di Gaza itu semakin menegaskan Israel sebagai penjahat perang dan pelaku genosida. Usulan agar Indonesia mengadukan Israel ke ICC harus dipertimbangkan," sambung politikus Partai Gerindra ini.
Baca Juga: 1.209 Pendaftar PPPK di Lebak Gugur, Tidak Penuhi Syarat
Pada sisi lain, Fadli Zon menyambut baik adanya rencana untuk menyepakati Gencatan Senjata selama 4 hari.
"Gencatan Senjata ini krusial untuk memungkinkan lebih banyak bantuan kemanusiaan ke Gaza, serta evakuasi para korban yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, termasuk bagi upaya pembebasan tahanan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”









