Banten

VIRAL! Najaruddin Menyebut Palestina Teroris Dan Berdoa Israel Menang! Ternyata Dia Adalah GURU SMK Negeri di Bengkayang, Kalimantan Barat

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 22 November 2023, 08:38 WIB
VIRAL! Najaruddin Menyebut Palestina Teroris Dan Berdoa Israel Menang! Ternyata Dia Adalah GURU SMK Negeri di Bengkayang, Kalimantan Barat

AKURAT BANTEN - VIRAL, Mengguncang jagat maya beredar luas sebuah vidio dimedia sosial kembali mempertontonkan kebodohan prilaku seorang pendidik yang tidak menunjukkan pribadinya seorang guru da gagal paham tentang runtutan sejarah terjadinya perang Israel-Palestina serta tentang bunyi UUD 45 "Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa."

Tindakan dengan melakukan indoktrinasi terhadap muridnya mengenai perang Israel dan Palestina, Sama saja dengan mengajarkan murid untuk menentang UUD sebagai roh segenap aturan bangsa ini (Indonesia)

Dan sayang disayangkan bahwa tindakan ini dilakukan oleh seorang guru SMK Negeri di Bengkayang, Kalimantan Barat.

Guru yang bernama Najaruddin (59) tersebut terlihat merekam dirinya sendiri dalam video tersebut dan mengklaim bahwa ketika dia mengajar siswanya bertanya mengenai perang Israel dan Palestina.

Namun ia menyuruh siswanya untuk membatalkan pertanyaan tersebut dan meminta untuk mengatakan bahwa Israel melawan teroris, bukan Palestina.

“Saya bilang bukan perang Israel- Palestina, tetapi perang Israel melawan teroris,” ujarnya.

Dalam Video tersebut Najaruddin mencoba menggiring Opini dan secara tidak langsung mengajak peserta didiknya untuk masuk dalam alam pikirannya bahwa Palestina adalah negara Teroris.

Tidak hanya sampai di situ, dalam video lain, guru tersebut menunjukan kedunguannya, Tampak sedang bernyanyi sambil memainkan gitar dengan lirik atau syair menjijikkan Puja-puji atas Israel dan menyatakan keyakinannya bahwa Israel akan menang.

"Israel pasti menang, Israel pasti menang, Israel pasti menang. Pasti pasti pasti,"ungkap Najaruddin sambil bernyanyi.

Aksi tersebut memicu reaksi emosional di kalangan netizen karena dianggap sembrono dan dianggap melenceng dari pemahaman yang seharusnya diberikan kepada murid-murid, Alasannya adalah sekolah bukan tempat berpolitik tapi areanya akademik.

Permintaan Maaf
Tidak lama berselang, Setelah video tersebut menjadi viral, oknum guru dari SMK tersebut digeruduk oleh polisi dan warga setempat.

Dikutip dari akun Instagram @humaspolresbengkayang, oknum guru yang diduga melakukan indoktrinasi terhadap muridnya kemudian meminta maaf.

"Saya, Najaruddin, dengan sungguh-sungguh menyatakan penyesalan dan memohon maaf kepada semua pihak yang mungkin merasa terganggu, Khususnya kepada umat Muslim Kalimantan Barat dan Kabupaten Bengkayang, Terkait dengan kontroversi perang Israel dan Palestina yang disandingkan dengan perang Israel melawan teroris, yang diunggah di media sosial TikTok pada Senin (13/11/2023)," pungkasnya.

Walaupun sudah meminta maaf dan mengakui menyesal atas perbuatannya kepada semua pihak yang merasa tersinggung, Oknum guru tersebut masih dalam pantauan berbagai pihak, termasuk para guru dan kepolisian Polres Bengkayang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.