Sejumlah Petinggi Perusahaan Keluarga Jusuf Kalla PT Bukaka Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi Tol Japek II

AKURAT BANTEN - Tim penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) telah memeriksa petinggi PT Bukaka Teknik Utama (BUKK) yang merupakan perusahaan konstruksi milik keluarga dari mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.
Sejumlah pejabat PT Bukaka yang diperiksa, yakni, Staf Keuangan, Invoice dan Penagihan PT Bukaka, berinisial AMS, dan BH selaku Kepala Unit Usaha Jembatan PT Bukaka Teknik Utama periode 2010 s/d sekarang atau Superintendent KSO Bukaka-KS periode 2018-2020.
Kedua petinggi PT Bukaka diperiksa sebagai saksi terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi pada pekerjaan pembangunan (design and build) Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated Ruas Cikunir-Karawang Barat termasuk on/off ramp pada Simpang Susun Cikunir dan Karawang Barat.
"Adapun saksi yang diperiksa terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Jalan Tol layang Jakarta-Cikampek II yang menjerat tersangka DD, YM, TBS dan SB," kata Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana dalam keterangan di Jakarta, Selasa (5/12).
Ia mengatakan bahwa pemeriksaan beberapa pegawai perusahaan milik keluarga Jusuf Kalla (JK) untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dugaan korupsi pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek (Japek) II.
Selain itu, tim jaksa penyidik tindak pidana khusus Kejagung telah memeriksa WH selaku Koordinator Teknis PT Delta Global Struktur, serta W selaku Manager Anggaran Divisi II PT Waskita Karya periode 2017.
- Baca Juga: Destinasi Wisata Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama, Sejarah Kejayaan dan Peninggalan Kesultanan Banten
- Baca Juga: Mina Agrowisata Bukit Sinyonya Resmi Dibuka, Ada Area Camping Ground Hingga Track Bersepeda
- Baca Juga: Komitmen Penguatan Ideologi Pancasila, Pj Bupati Lebak MoU Bersama BPIP RI
Sebelumnya, tim jaksa penyidik pidsus Kejagung belum bisa mengungkapkan siapa pihak yang menyuruh tersangka eks Direktur Operasional II PT Bukaka Teknik Utama, Sofiah Balfas (SB) untuk merubah spesfikasi material dari rangka beton menjadi rangka baja.
Diketahui, tim penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) telah menetapkan sejumlah tersangka dalam perkara dugaan korupsi proyek pembangunan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II (Tol Sheikh Mohammed Bin Zayed/MBZ) ruas Cikunir sampai Karawang Barat.
Sekedar informasi, penyidik Jampidsus Kejagung telah menetapkan Direktur Operasional II PT Bukaka Teknik Utama, Sofiah Balfas (SB) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II (Tol Sheikh Mohammed Bin Zayed/MBZ) ruas Cikunir sampai Karawang Barat.
Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung, Kuntadi mengungkap peran dari tersangka Sofiah Balfas dalam kasus korupsi pembangunan tol layang Japek II.
“Selaku Direktur Operasional, SB diduga turut serta melakukan permufakatan jahat mengatur dan mengubah spesifikasi barang-barang tertentu. Sehingga barang yang dapat memenuhi syarat adalah perusahaan yang bersangkutan,” kata Kuntadi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (20/9).
Selain tersangka Sofiah Balfas, tim penyidik Jampidsus Kejagung telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan jalan tol layang Japek II.
Tiga tersangka, yakni DD selaku Dirut PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC) periode tahun 2016-2020, YM selaku Ketua Panitia Lelang JJC, dan TBS selaku Staf Tenaga Ahli Jembatan PT LAPI Ganeshatama Consulting. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










