Banten

Indonesia Stop Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa di Myanmar Usai Tahap Ketiga, Ini Penjelasannya!?

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 3 April 2025, 16:02 WIB
Indonesia Stop Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa di Myanmar Usai Tahap Ketiga, Ini Penjelasannya!?

AKURAT BANTEN - Setelah melakukan pengiriman bantuan kemanusiaan terakhir di Myanmar, pemerintah Indonesia menyatakan untuk menutup misi kemanusiaannya pada, Kamis (3/4) hari ini.

Suharyanto selaku Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tahap ketiga merupakan pengiriman tahap penutup atau tahap akhir untuk korban bencana gempa bumi di Myanmar

"Ini merupakan tahap ketiga, sekaligus tahap terakhir. Jadi, setelah hari ini, apabila ada masyarakat Indonesia yang ingin menyumbang ke Myanmar, ini menggunakan jalur masing-masing, jadi pemerintah sudah tidak memfasilitasi lagi," tutur Suharyanto di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Baca Juga: Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Semakin Menguat Setelah Lebaran Idul Fitri 1446

Sebanyak 92 orang telah tiba di Myanmar untuk melakukan sejumlah misi kemanusiaan.dari rencana 157 orang personel yang berangkat.

Tim ini terdiri atas personel dari berbagai kementerian dan lembaga, seperti:
1. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK)
2. Kementerian Kesehatan
3. BNPB
4. Basarnas.

Baca Juga: Ternyata! Pantai Kelapa Warna Lebak: Bak Surga Tersembunyi di Provinsi Banten, Destinasi Wisata Di Saat Libur Lebaran

Dari segi logistik, bantuan yang dikirimkan mencapai 124 ton dan sekitar 24 ton bantuan dari Mabes TNI serta Kementerian Pertahanan sudah berada di Myanmar.

Kemudian Suharyanto mengatakan, sejumlah perlengkapan sudah lebih dulu dikirimkan dari Basarnas, termasuk dua kendaraan truk, genset, dan perlengkapan lainnya, sisanya diberangkatkan dalam pengiriman hari ini.

"Sebagian yang akan kita bawa saat ini menggunakan dua pesawat, yakni satu pesawat Garuda 747-800 dan satu pesawat kargo. Ini membawa kurang lebih 105 ton bantuan, termasuk obat-obatan dari Kementerian Kesehatan, serta sumbangan dari Kementerian Pertanian, Basnas, BNPB, dan sektor swasta," ungkap Suharyanto.

Baca Juga: Hotman Paris Turun Tangan: Buntut Pengakuan Selebgram, Anak Hasil Hubungan dengan Ridwan Kamil.

Bantuan swasta ini berasal dari Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, Human Initiative, AGP, Budha Tzu Chi, dan lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa seluruh bantuan yang dikirim merupakan solidaritas Indonesia terhadap negara-negara ASEAN.

Adapun semua pengiriman logistik didasari atas kebutuhan bagi para korban gempa bermagnitudo 7,7 di Myanmar yang mengguncang wilayah setempat pada Jumat (28/3).

Baca Juga: Perjalanan Terakhir Sang Legenda: Kronologi Ray Sahetapy Meninggal Dunia Setelah Berjuang Lawan Penyakit

"Kita membawa barang-barang yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita di Myanmar," tegasnya.

Diketahui, untuk logistik dan personel kemanusiaan telah diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta ke Myanmar, tepatnya ke Kota Naypyidaw, kemudian melanjutkan perjalanan ke Yangoon pada petang hari. (*******)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.