Yudo Sadewa Sebut Sri Mulyani Agen CIA, Ternyata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Bukan Orang Sembarangan?

AKURAT BANTEN - Beberapa hari setelah Purbaya Yudhi Sadewa resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati pada 8 September 2025, publik dihebohkan oleh sebuah unggahan viral di media sosial.
Unggahan tersebut semakin membuat sorotan tertuju bukan hanya pada pria yang baru menjabat, tetapi juga pada anaknya, Yudo Achilles Sadewa, yang disebut bukan orang sembarangan baik karena ucapannya yang kontroversial maupun profilnya yang unik.
Dalam sebuah unggahan yang kini viral, akun Instagram diduga milik Yudo Sadewa menulis:
"Alhamdulillah, ayahku melengserkan agen CIA Amerika yang menyamar menjadi menteri."
Unggahan ini secara jelas menyindir Sri Mulyani sebagai sosok dari intelijen asing.
Tak lama setelah unggahan tersebut heboh di jagat maya, akun Instagram aslinya, yaitu @yvdos4dewa yang memiliki sekitar 83.000 pengikut dan 82 konten mendadak menghilang.
Yudo sendiri kemudian diketahui memiliki akun lain, @yudosadewa, yang kini telah diset ke mode privat dan tidak bisa diakses publik.
Selain karena pernyataannya yang menyulut kontroversi, Yudo Sadewa juga dikenal memiliki prestasi cemerlang.
Menurut pemberitaan, Yudo adalah seorang trader muda sukses yang sudah meraup keuntungan miliaran rupiah saat masih duduk di bangku SMA.
Ia bahkan disebut sebagai salah satu miliarder muda Indonesia.
Itu sebabnya, dia tidak bisa dianggap remeh bahkan sebelum unggahannya viral, figurnya sudah menyita perhatian karena prestasi dan kesuksesannya.
Unggahan kontroversial Yudo langsung mendapat kecaman dari warganet.
Banyak yang menilai ucapannya tidak pantas, dan sebagian menyamakan perilakunya dengan "anak pejabat songong", seperti yang sering diaplikasikan pada figur publik kontroversial sebelumnya.
Bahkan beberapa membandingkannya dengan kasus viral Mario Dandy, yang juga dikenal karena gaya hidup mencolok dan komentarnya yang kontroversial.
Bagi publik, pernyataan tersebut dianggap bisa mencederai citra ayahnya, Purbaya Yudhi Sadewa, baru saja dipercaya memimpin Kementerian Keuangan.
Padahal, Purbaya sendiri sempat menyampaikan niatan baik untuk meminta masukan dari Sri Mulyani sebelum serah terima jabatan resmi sebuah sikap diplomatis yang kemudian disorot sebagai bentuk penghormatan dan kesinambungan dalam birokrasi.
Sri Mulyani Indrawati, lahir tahun 1962, adalah ekonom yang sudah mengukir karier panjang sebagai Menteri Keuangan dijuluki “Menkeu paling lama” karena menjabat di bawah tiga presiden.
Ia dikenal sebagai reformis, membawa banyak perombakan dalam sistem perpajakan dan ekonomi nasional.
Kariernya sempat menanjak hingga menjadi Managing Director Bank Dunia pada 2010–2016.
Purbaya Yudhi Sadewa, lahir tahun 1964 di Bogor, adalah ekonom dan insinyur.
Dia menjabat sebagai Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak 2020 sebelum diangkat menjadi Menteri Keuangan pada 8 September 2025.
Baca Juga: Rumah Dijarah, Isu Mundur, Sri Mulyani Bersuara: 'Bismillah, Kami Perbaiki'
Dunia akademik dan ekonomi mengenalnya sebagai figur berprestasi dan profesional yang berkaca pada pengalaman panjang di sektor keuangan publik.
Unggahan Yudo Sadewa yang menyebut Sri Mulyani sebagai "agen CIA" mencuat di momen sensitif pasca-reshuffle kabinet, dan langsung menimbulkan kontroversi tajam.
Ia bukan sekadar anak pejabat, melainkan sosok yang sudah memiliki rekam jejak sukses di dunia investasi muda.
Namun, perilakunya di media sosial mendapat kritik keras dan menimbulkan kekhawatiran akan citra publik ayahnya sendiri, Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan baru yang justru menunjukkan niat kolaboratif dan hormat kepada pendahulunya.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










