Dekatkan Layanan ke Masyarakat, Bupati Ratu Zakiyah Resmikan Gerai Samsat Bojonegara

AKURAT BANTEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus menunjukkan komitmennya dalam mempermudah akses layanan publik bagi masyarakat.
Terbaru, Bupati Serang, Hj. Ratu Rachmatuzakiyah, meresmikan Gerai Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) di area Kantor Kecamatan Bojonegara, Minggu (19/4/26)
Kehadiran loket pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) ini merupakan hasil sinergi antara Pemkab Serang dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten.
Baca Juga: Siap-Siap Cek Rekening! Jadwal Resmi Gaji ke-13 ASN 2026 Dirilis, Ini Rincian Nominalnya
"Terima kasih kepada Bapak Gubernur Banten melalui Kepala Bapenda yang telah bersinergi membuka gerai layanan Samsat di Bojonegara. Ini adalah gerai kedua setelah sebelumnya kita buka di Kecamatan Pamarayan," ujar Bupati yang akrab disapa Ratu Zakiyah tersebut.
Komitmen Pelayanan Tanpa Pungli
Ratu Zakiyah menegaskan bahwa peresmian gerai ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah untuk hadir lebih dekat di tengah warga.
Dengan adanya gerai di tingkat kecamatan, masyarakat Bojonegara dan sekitarnya kini tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk menunaikan kewajiban pajaknya.
Namun, ia memberikan peringatan keras terkait integritas petugas. Bupati meminta seluruh petugas di Gerai Samsat Bojonegara bekerja profesional dan menjauhi praktik pungutan liar (pungli).
Baca Juga: Ketegangan Memuncak, Iran Tutup Selat Hormuz, Kapal Tanker Ditembaki
"Tidak boleh ada pungli. Lakukan kinerja dengan baik dan berikan pelayanan terbaik untuk masyarakat kita. Jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan situasi," tegasnya.
Pajak untuk Pembangunan Daerah
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengimbau warga untuk patuh membayar pajak tepat waktu.
Menurutnya, setiap rupiah yang dibayarkan masyarakat melalui PKB akan kembali dalam bentuk program pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Pajak yang bapak dan ibu bayarkan berdampak positif bagi pembangunan jalan, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, hingga insentif untuk guru ngaji di Kabupaten Serang," jelas Ratu Zakiyah.
Baca Juga: Penyempitan Jalan Rawabuntu Disorot, Warga Desak Penataan dan Pelebaran Segera
Untuk memaksimalkan sosialisasi, Pemkab Serang turut menggandeng para kepala desa di Kecamatan Bojonegara dan Pulo Ampel sebagai ujung tombak pemberi informasi kepada warga mengenai manfaat pajak bagi kemajuan daerah.
Kepala Bapenda Kabupaten Serang, Lalu Farhan Nugraha, menambahkan bahwa edukasi kepada masyarakat akan terus digencarkan.
Ia optimis kesadaran wajib pajak di Kabupaten Serang akan terus meningkat, berkaca pada realisasi pajak tahun 2025 yang hampir menyentuh angka 100 persen.
Baca Juga: Mobil Listrik Tak Lagi Bebas Pajak, Ini Penjelasan Aturan Baru dan Dampaknya bagi Masyarakat
"Capaian di atas 100 persen tahun lalu membuktikan bahwa sosialisasi kita maksimal dan kesadaran masyarakat sudah luar biasa. Kami ingin pemahaman tentang pajak ini tersampaikan secara utuh dan komprehensif," kata Farhan.
Rencananya, Pemkab Serang dan Bapenda Banten akan kembali memperluas jangkauan layanan dengan membuka gerai serupa di wilayah Kecamatan Cikande dan Anyer dalam waktu dekat.
Acara peresmian yang di gelar pada Hari Selasa 14 April 2026 itu turut dihadiri oleh Kepala Bapenda Provinsi Banten Raden Berli Rizki Natakusuma, Sekretaris Bapenda Kabupaten Serang Dudy Surya Putra, Sekmat Bojonegara Elis Khaerun Nisa, serta jajaran kepala desa dari wilayah Bojonegara dan Pulo Ampel. (Adv) ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









