Demi MBG Berjalan Lancar, TNI AD Terbang ke Singapura Latihan Soal Makanan Bergizi

AKURAT BANTEN - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) mengirimkan timnya ke Singapura untuk mengikuti pelatihan strategis yang bertujuan memperkuat program MBG (Manajemen Bencana dan Gerakan).
Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan respons terhadap situasi darurat, serta memperkuat kerja sama internasional dalam bidang pertahanan dan keamanan.
Program MBG yang digagas oleh TNI AD bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi dan mengelola situasi bencana serta gerakan darurat lainnya.
Pelatihan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari manajemen logistik, komunikasi darurat, hingga koordinasi antar satuan dan lembaga terkait.
Baca Juga: Menkes Bakal Buka Data Keracunan MBG Ke Publik, Tegaskan akan Dipantau Tiap Hari
Singapura dipilih sebagai lokasi pelatihan karena memiliki fasilitas dan pengalaman yang mumpuni dalam bidang manajemen bencana dan gerakan.
Melalui pelatihan ini, diharapkan personel TNI AD dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat diterapkan dalam tugas-tugas mereka di Indonesia.
Selain itu, pelatihan ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Singapura dalam bidang pertahanan.
Kerja sama yang erat antara kedua negara diharapkan dapat menciptakan stabilitas dan keamanan kawasan, serta meningkatkan kapasitas kedua negara dalam menghadapi tantangan bersama.
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Agus Subiyanto menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan TNI AD menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme dan kerja sama internasional dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara.
Setelah mengikuti pelatihan di Singapura, tim TNI AD akan kembali ke Indonesia dan membagikan ilmu serta pengalaman yang diperoleh kepada rekan-rekan mereka di satuan masing-masing.
Dengan demikian, diharapkan kemampuan dan kesiapsiagaan TNI AD dalam menghadapi situasi darurat dapat meningkat secara signifikan.
Baca Juga: Tinjau Dapur MBG, Pilar Pastikan Pemkot Tangsel Akan Bantu Kelayakan SPPG
Pelatihan ini juga mencerminkan komitmen TNI AD dalam terus berinovasi dan meningkatkan kapasitasnya dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Melalui program MBG dan kerja sama internasional, TNI AD berusaha untuk menjadi kekuatan yang lebih profesional, responsif, dan adaptif dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan TNI AD dapat lebih siap dan tangguh dalam menghadapi berbagai situasi darurat, serta mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan
- 10Jerman Peringatkan Rusia Bisa Ancam NATO pada 2029, Eropa Mulai Siaga Perang








