Lagi Ada Diskon Besar PLN Potong 50% Biaya Tambah Daya Listrik, Pelanggan 450–5500 VA Wajib Tahu

AKURAT BANTEN - Menyambut bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, PT PLN (Persero) menghadirkan program promosi bagi pelanggan listrik di seluruh Indonesia.
Melalui program ini, masyarakat dapat menikmati potongan biaya hingga 50 persen untuk layanan penambahan daya listrik.
Promo tersebut ditujukan bagi pelanggan rumah tangga dengan daya listrik mulai dari 450 volt ampere (VA) hingga 5.500 VA.
Program ini memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk meningkatkan kapasitas listrik di rumah dengan biaya yang jauh lebih terjangkau dibandingkan tarif normal.
Baca Juga: Kejari Batang Kembalikan Rp7,3 Miliar Kelebihan Tagihan Listrik ke Kas Daerah
Selama Ramadan, kebutuhan listrik di rumah tangga biasanya meningkat.
Aktivitas seperti memasak, menggunakan berbagai peralatan elektronik, serta persiapan menjelang Lebaran sering membuat konsumsi listrik lebih besar dibandingkan hari-hari biasa.
Dengan adanya promo ini, pelanggan dapat menambah daya listrik sehingga penggunaan berbagai peralatan elektronik dapat berjalan lebih lancar tanpa khawatir listrik turun atau tidak cukup.
Selain membantu kebutuhan rumah tangga, program ini juga memberikan manfaat bagi pelaku usaha kecil dan menengah.
Baca Juga: Becak Listrik dari Presiden Prabowo Bikin Nafas Baru Penarik Becak Sidoarjo
Banyak pelaku usaha rumahan yang membutuhkan tambahan daya listrik untuk menjalankan usaha, terutama pada momen Ramadan yang biasanya diikuti peningkatan aktivitas ekonomi.
Misalnya usaha makanan, minuman, atau jasa yang memerlukan penggunaan alat listrik dalam jumlah lebih banyak.
Dengan tambahan daya listrik, operasional usaha dapat berjalan lebih stabil dan produktivitas dapat meningkat.
Proses pengajuan tambah daya listrik juga dibuat lebih mudah karena pelanggan dapat melakukannya secara digital.
Baca Juga: Korsleting Listrik Diduga Jadi Pemicu Kebakaran Kontrakan di Cipinang Muara, Delapan Warga Mengungsi
Masyarakat cukup menggunakan aplikasi layanan resmi PLN yang tersedia di ponsel.
Melalui aplikasi tersebut, pelanggan dapat melakukan berbagai layanan kelistrikan seperti pembelian token, pembayaran tagihan listrik, hingga pengajuan perubahan daya listrik.
Untuk memanfaatkan promo diskon 50 persen, pelanggan perlu melakukan transaksi kelistrikan melalui aplikasi tersebut.
Setelah transaksi berhasil, sistem akan memberikan kode voucher yang bisa digunakan saat mengajukan permohonan penambahan daya listrik.
Voucher tersebut kemudian dimasukkan dalam proses pengajuan perubahan daya sehingga potongan harga langsung diterapkan pada biaya penyambungan.
Langkah ini dinilai mempermudah pelanggan karena seluruh proses dapat dilakukan tanpa harus datang ke kantor layanan.
Selain lebih praktis, layanan digital juga membantu mempercepat proses administrasi.
PLN juga mengimbau pelanggan untuk memastikan data yang dimasukkan saat pengajuan sudah benar dan sesuai dengan identitas pelanggan.
Baca Juga: 50 Persen Diskon Tarif Listrik 2025 Bulan September Ada Lagi? Cek Faktanya di Sini
Hal ini penting agar proses verifikasi dapat berjalan lancar dan permohonan dapat segera diproses.
Program promo ini menjadi salah satu bentuk upaya perusahaan dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan listrik.
Selain itu, PLN juga berupaya mendukung aktivitas ekonomi masyarakat selama bulan Ramadan yang biasanya meningkat cukup signifikan.
Dengan tambahan daya listrik yang memadai, pelanggan diharapkan dapat menjalankan berbagai aktivitas rumah tangga maupun usaha dengan lebih nyaman.
Baca Juga: Tarif Listrik PLN Oktober hingga December 2025, Ikut Naik atau Malah Ada Subsidi dari Prabowo?
Bagi masyarakat yang berencana meningkatkan kapasitas listrik di rumah, program promo Ramadan ini dapat menjadi kesempatan yang tepat.
Dengan potongan harga hingga setengah dari biaya normal, pelanggan bisa memperoleh layanan tambah daya listrik dengan pengeluaran yang jauh lebih hemat.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”






