Terbongkar! Alasan Mengapa Roy Suryo Tak Mendapat Pintu Damai Meski Jokowi Ampuni Kasus Ijazah

AKURAT BANTEN – Tabir teka-teki mengenai sikap tebang pilih dalam pemberian maaf di lingkaran hukum istana akhirnya mulai terkuak.
Publik sempat dibuat gaduh dengan kabar dibukanya pintu rekonsiliasi bagi mereka yang terlibat dalam pusaran kasus dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo.
Namun, keajaiban yang sama ternyata tidak berlaku bagi pakar telematika, Roy Suryo.
Apa yang sebenarnya terjadi di balik layar?
Mengapa ada perlakuan yang sangat kontras antara tersangka kasus ijazah dengan sang mantan Menpora?
Baca Juga: GEGER Kasus Ijazah Jokowi! Rismon Sianipar Tiba-tiba Teken Damai, Ada Apa?
Perbedaan "Dosa" di Mata Hukum
Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa kasus ijazah dianggap sebagai isu yang menyerang privasi dan personalitas
Presiden, sehingga pintu penyelesaian melalui restorative justice masih mungkin dibuka demi stabilitas nasional.
Namun, posisi Roy Suryo berbeda. Berikut adalah beberapa alasan yang akhirnya terbongkar ke publik mengapa ia sulit mendapatkan pengampunan:
Bobot Kritik yang Dianggap "Berbahaya": Roy Suryo bukan sekadar bicara; ia menggunakan data telematika. Hal ini dianggap memiliki daya rusak opini yang lebih permanen di ruang digital dibandingkan sekadar tuduhan lisan.
Garis Merah Pelapor: Berbeda dengan kasus ijazah yang lebih cair, pelapor dalam kasus yang menjerat Roy Suryo dikabarkan memegang prinsip "lanjut terus". Tanpa adanya pencabutan laporan, pintu damai secara hukum otomatis terkunci rapat.
Pesan Simbolis bagi Netizen: Memproses hukum Roy Suryo hingga tuntas diduga menjadi simbol ketegasan pemerintah terhadap para influencer atau tokoh publik agar tidak sembarangan menyentuh isu-isu sensitif di media sosial.
Baca Juga: ASYIK, Pemerintah Ketok Palu! Ini Jadwal Pencairan Gaji ke-13 PNS, TNI, Polri & Pensiunan 2026
"Damai untuk Kawan, Hukum untuk Lawan?"
Isu ini kini menggelinding bak bola salju.
Munculnya sinyal damai untuk kasus ijazah di satu sisi, namun tetap "mengerangkeng" Roy Suryo di sisi lain, memperkuat persepsi adanya standar ganda.
"Ini bukan lagi soal ijazah atau telematika, ini soal siapa yang lebih dulu bisa meluluhkan hati kekuasaan," ungkap seorang sumber anonim di kalangan praktisi hukum.
Banyak yang menilai bahwa "pengampunan" terhadap isu ijazah hanyalah cara untuk meredam kegaduhan agar tidak berlarut-larut, sementara kasus Roy Suryo dijadikan alat untuk menjaga wibawa institusi dari kritik teknis yang tajam.
Baca Juga: Kok Bisa? Susu Program Pemerintah Dijual Bebas di Supermarket, Begini Penjelasan Tegas BGN
Titik Buntu yang Mematikan
Hingga detik ini, nasib Roy Suryo tampaknya masih akan berakhir di meja hijau tanpa ada ruang kompromi.
Meski desakan untuk keadilan yang merata terus mengalir, kenyataan pahit harus diterima:
pintu maaf Jokowi memang terbuka lebar, namun bagi Roy Suryo, pintu itu tampaknya telah digembok rapat-rapat.
Bagaimana menurut Anda? Apakah perlakuan ini murni karena alasan hukum atau ada kepentingan politik di baliknya? (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










