Banten

Reaksi Cepat Bencana: Presiden Prabowo Turun Langsung ke Sumatra, Tiga Provinsi Terdampak Dikunjungi dalam Sehari!

Saeful Anwar | 1 Desember 2025, 11:18 WIB
Reaksi Cepat Bencana: Presiden Prabowo Turun Langsung ke Sumatra, Tiga Provinsi Terdampak Dikunjungi dalam Sehari!

AKURAT BANTEN- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pagi ini langsung bergerak cepat menanggapi krisis bencana alam yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatra.

Dalam sebuah kunjungan maraton yang padat, Presiden bertolak dari Jakarta menuju Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) untuk meninjau lokasi banjir dan longsor yang telah mencatat rekor ratusan korban jiwa dan hilang.

Keputusan Prabowo untuk meninjau tiga titik krusial dalam sehari mengirimkan sinyal kuat: Pemerintah dalam mode darurat.

Baca Juga: Pemkab Tangerang Perkuat Literasi Digital Masyarakat untuk Cegah Bullying dan Radikalisme

Titik Pertama Sumut: Battlefield Penanganan Darurat Infrastruktur

Presiden Prabowo Subianto terbang dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pukul 06.00 WIB dan mendarat di Bandara Raja Sisingamangaraja XII, Tapanuli Utara.

Tujuan pertamanya adalah meninjau dampak bencana banjir bandang di Tapanuli Tengah (Tapteng).

Fokus utama kunjungan ini bukan hanya empati, tetapi juga audit cepat lapangan (fast-track audit).

"Presiden ingin melihat langsung apakah penanganan darurat telah berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Titik-titik kerusakan dan gangguan layanan dasar—terutama akses jalan dan komunikasi—menjadi prioritas utama untuk segera dipulihkan," demikian keterangan dari Biro Sekretariat Presiden.

Pemerintah berjanji menyiapkan langkah pemulihan infrastruktur dasar, termasuk jembatan, energi, dan telekomunikasi.

Perintah Presiden jelas: seluruh jajaran harus "bekerja cepat" dan tanpa kompromi agar dampak traumatis bencana ini dapat diminimalkan.

Baca Juga: Prabowo Terjun Langsung ke Sumatra Hari Ini, Tinjau Daerah yang Dilanda Banjir dan Longsor

Menuju Aceh: Jembatan Putus dan Tangisan di Posko Pengungsian

Tidak ada waktu untuk jeda. Usai dari Tapteng, Prabowo segera melanjutkan perjalanan udara menuju Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara.

Pada pukul 09.35 WIB, beliau mendarat untuk meninjau langsung Jembatan Pantai Dona yang dilaporkan putus total.

Kerusakan infrastruktur vital ini secara efektif telah melumpuhkan konektivitas bagi masyarakat sekitar.

Setelah mengecek infrastruktur, agenda Presiden berlanjut ke Posko Pengungsian di Desa Bambel Baru.

Di sinilah empati dan kebijakan bertemu, memastikan bahwa para pengungsi menerima bantuan logistik dan dukungan kesehatan yang memadai.

Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Seskab Teddy Indra Wijaya, menunjukkan koordinasi tinggi dari ring satu Istana.

 

Data Kengerian BNPB: Korban Mencapai Titik Kritis

Skala tragedi di Sumatra kini di depan mata. Data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) hingga Minggu (30/11) malam menunjukkan angka yang sangat memprihatinkan.

Provinsi 
Sumatra Utara (Sumut) Korban Meninggal: 217 orang, Korban Hilang: 209 orang Total (Meninggal & Hilang): 426 orang

Sumatra Barat (Sumbar) Korban Meninggal: 129 orang, Korban Hilang: 118 orang, Total (Meninggal & Hilang): 247 orang

Aceh Korban Meninggal:96 orang, Korban Hilang: 75 orang, Total (Meninggal & Hilang): 171 orang

TOTAL KORBAN (M/H) 442 orang, 402 orang 844 orangAngka 844 jiwa yang meninggal dan hilang adalah krisis kemanusiaan yang menjadi fokus utama kunjungan Prabowo.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk waspada penuh mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih mengintai.

Kunjungan maraton Presiden ini menjadi janji bahwa negara akan berada di garda terdepan penanganan tragedi besar ini (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman