Banten

Di Depan Buruh, Prabowo Tiba-Tiba Tanya Soal MBG! Ini Tujuan Besarnya

Aullia Rachma Puteri | 2 Mei 2026, 11:24 WIB
Di Depan Buruh, Prabowo Tiba-Tiba Tanya Soal MBG! Ini Tujuan Besarnya
PRABOWO SEBUT mbg saat hari buruh

AKURAT BANTEN - Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional yang berlangsung di Monas pada Jumat, 1 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut, ia tidak hanya menyampaikan pidato, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para buruh yang hadir.

Salah satu momen yang menarik perhatian terjadi ketika Prabowo menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia bahkan sempat mengajukan pertanyaan kepada para buruh mengenai manfaat program tersebut, yang kemudian memicu respons dari peserta acara.

Baca Juga: Uya Kuya Geram! Gelar Sayembara Hadiah Uang Tunai, Bongkar Pelaku Penyebar Hoaks Jika Dirinya Memiliki 750 Dapur MBG

Menurut Prabowo, MBG merupakan kebijakan penting yang dirancang untuk mendukung pemenuhan gizi anak-anak di Indonesia.

Ia menekankan bahwa kualitas gizi sejak usia dini akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan generasi masa depan.

Tidak hanya berfokus pada kesehatan anak, Prabowo juga menjelaskan bahwa program ini memiliki dampak yang lebih luas.

Ia menyebut MBG dapat memberikan efek positif terhadap sektor ekonomi, khususnya bagi petani dan nelayan.

Baca Juga: Heboh Puluhan Siswa di Pacitan Tiba-Tiba Muntah Usai Makan MBG

Dengan adanya program tersebut, kebutuhan bahan pangan akan meningkat, sehingga membuka peluang pasar yang lebih besar bagi para produsen.

Petani diharapkan mendapatkan keuntungan dari peningkatan permintaan hasil pertanian, sementara nelayan juga memperoleh manfaat serupa dari kebutuhan protein seperti ikan.

Prabowo menilai bahwa pendekatan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menciptakan kesejahteraan yang lebih merata.

Program yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendorong sektor produksi dinilai sebagai langkah yang saling mendukung.

Baca Juga: Heboh Puluhan Siswa di Pacitan Tiba-Tiba Muntah Usai Makan MBG

Dalam suasana peringatan Hari Buruh, Presiden juga menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi para pekerja dalam pembangunan nasional.

Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan buruh melalui berbagai kebijakan.

Acara yang dihadiri ribuan pekerja tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme.

Kehadiran Presiden di tengah-tengah buruh dianggap sebagai bentuk perhatian terhadap aspirasi mereka.

Baca Juga: Insiden Keracunan Makanan di Program MBG, BGN Minta Maaf dan Hentikan Operasional Dapur Pondok Kelapa

Dialog yang terjalin dalam acara tersebut juga menjadi simbol komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Para buruh berharap interaksi seperti ini dapat terus dilakukan agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka.

Selain itu, Prabowo juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup.

Ia menekankan bahwa keberhasilan kebijakan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat.

Baca Juga: Program MBG Disesuaikan Jadi 5 Hari Sekolah, Wilayah 3T dan Stunting Tinggi Tetap Berlaku 6 Hari

Peringatan Hari Buruh tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan pekerja.

Melalui kesempatan ini, berbagai isu strategis, termasuk program MBG, dapat disampaikan secara langsung kepada publik.

Ke depan, pemerintah berharap program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata.

Tidak hanya bagi anak-anak sebagai penerima utama, tetapi juga bagi sektor pertanian dan perikanan yang menjadi bagian dari rantai pasok.

Baca Juga: Blunder Kebijakan? Belajar Daring Dibatalkan, Publik Soroti Polemik MBG dan BBM

Dengan pendekatan yang terintegrasi, program ini diharapkan mampu menjadi salah satu langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.