Banten

Rhoma Irama Ngamuk! Sebut Habib Rizieq Kurang Ajar dan Aktor Antagonis yang Terkonfirmasi Berbahaya

Abdurahman | 9 Mei 2026, 17:06 WIB
Rhoma Irama Ngamuk! Sebut Habib Rizieq Kurang Ajar dan Aktor Antagonis yang Terkonfirmasi Berbahaya
VIRAL, Kolase Rhoma Irama dan Habib Rizieq Shihab. Rhoma Irama serang balik Habib Rizieq Shihab (HRS) soal isu nasab dan rasisme (dok Ist)

AKURAT BANTEN – Suasana jagat maya mendadak memanas menyusul pernyataan menggelegar dari Sang Raja Dangdut, Rhoma Irama.

Dikenal sebagai sosok yang tenang dan religius, kali ini Bang Haji tampil dengan nada bicara tinggi dan penuh amarah yang ditujukan langsung kepada tokoh Front Persaudaraan Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS).

Melalui unggahan video di akun media sosialnya, Rhoma Irama tak lagi menahan diri.

Ia secara terbuka meluapkan kekesalannya atas narasi-narasi yang dilontarkan Rizieq Shihab, terutama terkait tudingan rasisme terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto.

Baca Juga: Geger! Rustam Effendi Bongkar 'Skenario' Ijazah Jokowi, Nama Pratikno Terseret: Presiden Prabowo Diminta Segera Copot Menko PMK!

"Kurang Ajar!": Kemarahan yang Meledak

Pemicu utama kemarahan Rhoma adalah pernyataan Habib Rizieq yang meminta bangsa Indonesia berterima kasih kepada kaum Ba'alawi.

Bagi pelantun lagu "Judi" ini, pernyataan tersebut adalah bentuk kesombongan yang tidak pada tempatnya.

Rizieq kemarin bilang, 'bangsa Indonesia harus terima kasih kepada Ba'alawi'. Ini kan kurang ajar! Kalau dia ngomong itu, kurang ajar! Eh elu Ba'alawi harusnya terima kasih kepada Indonesia. Kalian tinggal di sini, Masya Allah. Negeri yang gemah ripah loh jinawi. — Rhoma Irama

Rhoma menilai bahwa logika yang dibangun Rizieq Shihab telah terbalik.

Ia menegaskan bahwa pendatang seharusnya tahu diri dan bersyukur bisa hidup makmur di tanah air, bukan justru menuntut apresiasi berlebihan dari pribumi.

Baca Juga: ASYIK! Cair Triwulan II: Ratusan Ribu Keluarga Baru Akhirnya Tercover Bansos, Cek NIK Apakah Anda Salah Satunya?

Skakmat Isu Rasisme

Menanggapi tuduhan HRS yang menyebut Prabowo Subianto rasis, Rhoma Irama justru balik bertanya mengenai praktik internal kelompok Ba'alawi.

Ia menyoroti isu nasab yang belakangan ini menjadi diskursus panas di masyarakat.

"Yang rasis Prabowo apa Ba'alawi? Buktinya mana Ba'alawi itu rasis. Perempuan-perempuan Ba'alawi haram dinikahi oleh pribumi. Ini rasis pakai banget!" tegas Bang Haji dengan sorot mata tajam.

Menurut Rhoma, pernyataan Presiden Prabowo soal "kabur ke Yaman" merupakan tanda bahwa kegelisahan masyarakat bawah terkait klaim-klaim nasab tertentu sudah terdengar hingga ke pusat kekuasaan.

Baca Juga: Gedung KPK Heboh! Pegawai Bea Cukai Nekat Lari Maraton Hindari Wartawan, Ada Apa?

Label 'Aktor Antagonis' yang Berbahaya

Dalam analisisnya yang tajam, Rhoma Irama memberikan label yang sangat keras kepada Habib Rizieq.

Ia menyebut HRS bukan sekadar tokoh agama, melainkan seorang aktor yang pandai memainkan peran di panggung opini publik.

Dia (Rizieq Shihab) adalah aktor antagonis yang jago memutarbalikkan fakta. Ini orang sudah terkonfirmasi berbahaya bagi keutuhan agama dan bangsa Indonesia jika terus dibiarkan memprovokasi umat. — Kutipan Pernyataan Rhoma Irama

Baca Juga: Dulu Lawan Orba, Kini UGM Dituding Bonjowi Malah Lindungi Rezim Jokowi, Ada Apa?

Rhoma mengimbau masyarakat agar lebih cerdas dan tidak mudah terbuai oleh retorika yang dibungkus dengan simbol-simbol agama namun isinya memecah belah.

Perseteruan ini menandai babak baru dalam dinamika sosial-politik Indonesia, di mana tokoh sekaliber Rhoma Irama secara frontal "pasang badan" melawan narasi yang dianggap merusak NKRI.

Kini, publik menunggu apakah pihak Habib Rizieq akan memberikan tanggapan balik, ataukah pernyataan Sang Raja Dangdut ini akan menjadi bola salju yang mengubah peta dukungan di akar rumput.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman