Kementerian Era Prabowo Bobrok, AHY Singgung Soal Merasa Paling Hebat, Menteri Siapa Ya?

AKURAT BANTEN – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkap masih adanya persoalan ego sektoral di lingkungan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, sejumlah kementerian masih merasa menjadi pihak paling penting sehingga koordinasi lintas lembaga belum berjalan sepenuhnya efektif.
AHY menilai pola pikir seperti itu bisa menghambat percepatan program pembangunan nasional.
Padahal, hampir seluruh agenda pemerintah membutuhkan keterlibatan banyak kementerian sekaligus.
Baca Juga: Heboh Istilah Rekayasa vs Teknik, Ini Penjelasan Resmi Kementerian yang Perlu Diketahui
Ia menegaskan tidak ada institusi yang dapat bekerja sendiri dalam menyelesaikan persoalan bangsa yang semakin kompleks.
Karena itu, komunikasi dan kolaborasi antarinstansi harus diperkuat agar target pemerintah dapat tercapai lebih cepat.
“Semua memiliki peran penting dan saling berkaitan,” kata AHY saat membahas pentingnya sinergi antar kementerian dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
Menurut AHY, tantangan pemerintahan saat ini tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyangkut ketahanan pangan, pengembangan wilayah, konektivitas transportasi, hingga pemerataan ekonomi. Seluruh program tersebut membutuhkan kerja sama lintas sektor.
Baca Juga: Kementerian PU Sebut Pengalihan Kali Ciputat untuk Ekspansi Kawasan Perumahan Bintaro
Ia mencontohkan proyek pembangunan infrastruktur yang melibatkan banyak pihak, mulai dari kementerian teknis, pemerintah daerah, hingga lembaga pendukung lainnya.
Jika masing-masing berjalan sendiri, maka proses pembangunan berpotensi melambat.
AHY juga mengingatkan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo memiliki banyak program prioritas yang membutuhkan koordinasi kuat di internal kabinet.
Oleh sebab itu, ia berharap setiap kementerian dapat mengesampingkan kepentingan sektoral demi kepentingan nasional yang lebih besar.
Baca Juga: Pengalihan Kali Ciputat untuk Bintaro Direstui Kementerian, Speak UP Minta Kepmen Dikaji Ulang
Pernyataan AHY kemudian menjadi perhatian publik karena secara terbuka menyinggung dinamika kerja di lingkungan pemerintahan baru.
Sejumlah pengamat menilai peringatan tersebut merupakan sinyal agar seluruh jajaran kabinet lebih solid dalam menjalankan program pemerintah.
Di tengah berbagai target ambisius pemerintah, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga swasembada pangan, koordinasi antarkementerian dianggap menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan program-program tersebut.
AHY pun optimistis pemerintahan Presiden Prabowo mampu membangun kerja sama yang lebih kuat ke depan.
Baca Juga: Bisa Pangkas Antrean 5,7 Juta Jemaah, Kementerian Haji Godok Skema War Ticket Sebagai Jalur Cepat
Ia percaya kolaborasi yang baik akan mempercepat pembangunan nasional sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Dengan sinergi yang kuat, pemerintah diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan pembangunan secara lebih efektif dan terarah.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”






