Dituduh Iri Jadi Menteri Hotman Paris Semprot Natalius Pigai, 'Gaji Menteri Tak Ada Apa-apanya Dibanding Saya'
AKURAT BANTENPerselisihan antara pengacara kondang Hotman Paris Hutapea dan Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai semakin memanas.
Adu sindir keduanya kini ramai menjadi perbincangan publik setelah Hotman melontarkan pernyataan keras terkait tudingan dirinya iri karena tidak mendapat kursi menteri.
Melalui unggahan di media sosial, Hotman dengan tegas membantah anggapan tersebut.
Ia menyatakan tidak pernah memiliki ambisi menjadi pejabat negara karena merasa kariernya sebagai pengacara sudah memberikan kehidupan yang jauh lebih mapan.
Dalam pernyataannya, Hotman bahkan menyebut penghasilannya tidak sebanding dengan gaji seorang menteri.
Kalimat itu langsung viral dan memancing beragam reaksi dari netizen di media sosial.
Selain membicarakan soal penghasilan, Hotman juga melayangkan kritik terhadap kinerja Kementerian HAM yang dipimpin Natalius Pigai.
Ia mempertanyakan efektivitas lembaga tersebut dalam menangani berbagai persoalan hak asasi manusia yang masih terjadi di Indonesia.
Menurut Hotman, masih banyak kasus yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
Ia menilai pejabat negara seharusnya lebih fokus menyelesaikan persoalan masyarakat dibanding melontarkan sindiran di ruang publik.
Pengacara terkenal itu juga mengungkap bahwa tim hukumnya selama ini sering membantu masyarakat yang menghadapi persoalan hukum tanpa melibatkan negara secara langsung.
Pernyataan tersebut dianggap sebagai sindiran terhadap kinerja kementerian yang dipimpin Pigai.
Baca Juga: Hotman Paris Bongkar Sikap soal Kasus Nadiem Makarim, Singgung Fakta Mengejutkan Chromebook
Tak berhenti di situ, Hotman turut menyoroti penggunaan anggaran negara untuk kementerian tersebut.
Ia mempertanyakan hasil kerja yang dirasakan masyarakat dibanding besarnya dana yang digunakan pemerintah.
Bahkan dalam salah satu pernyataannya, Hotman meminta agar Natalius Pigai mundur dari jabatan jika merasa tidak mampu menunjukkan kinerja yang maksimal sebagai Menteri HAM.
Konflik ini bermula dari pernyataan Pigai yang menyinggung soal adanya pihak yang dianggap iri karena tidak mendapat posisi menteri di pemerintahan.
Meski tidak menyebut nama secara langsung, Hotman merasa sindiran itu diarahkan kepadanya sehingga memilih memberikan respons terbuka.
Adu pernyataan kedua tokoh tersebut langsung memancing perhatian luas.
Sebagian masyarakat mendukung kritik Hotman terhadap pejabat publik, sementara lainnya menilai perseteruan semacam itu sebaiknya tidak diumbar secara terbuka di media sosial.
Nama Hotman Paris sendiri memang dikenal sering memberikan komentar tajam terhadap isu hukum maupun politik nasional.
Dengan jumlah pengikut media sosial yang sangat besar, setiap pernyataannya hampir selalu cepat viral dan menjadi perdebatan publik.
Sementara Natalius Pigai juga dikenal sebagai sosok yang cukup vokal dalam menyampaikan pandangan mengenai isu hak asasi manusia dan kebijakan pemerintah.
Pengamat menilai konflik antara dua figur publik ini memperlihatkan bagaimana media sosial kini menjadi ruang terbuka bagi tokoh nasional untuk saling mengkritik secara langsung.
Dampaknya, opini publik pun cepat terbentuk dan mudah berkembang menjadi polemik nasional.
Baca Juga: Hotman Paris Turun Tangan: Buntut Pengakuan Selebgram, Anak Hasil Hubungan dengan Ridwan Kamil.
Hingga kini belum ada tanda-tanda perseteruan keduanya akan mereda.
Publik justru terus menunggu apakah Natalius Pigai akan kembali memberikan tanggapan atas kritik keras yang dilontarkan Hotman Paris tersebut.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Krisis Selat Hormuz Bisa Ubah Ekonomi Global Selamanya, Dunia Mulai Tinggalkan Minyak Teluk
- 10Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan








