Banten

Eks Kader PDIP Ungkap Cerita Lama Jokowi dan Gerindra, Dikaitkan dengan Sikap Prabowo soal Polemik Ijazah

Aullia Rachma Puteri | 31 Juli 2026, 15:44 WIB
Eks Kader PDIP Ungkap Cerita Lama Jokowi dan Gerindra, Dikaitkan dengan Sikap Prabowo soal Polemik Ijazah
Peran Jokowi saat awal Gerindra berdiri.

AKURAT BANTEN – Mantan Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengungkap kisah mengenai keterlibatan Joko Widodo (Jokowi) pada masa awal pembentukan Partai Gerindra di Kota Solo.

Pernyataan tersebut kemudian memunculkan berbagai tanggapan, termasuk pandangan yang mengaitkannya dengan sikap Presiden Prabowo Subianto terhadap polemik ijazah Jokowi yang hingga kini masih menjadi perhatian publik.

Dalam keterangannya, Rudy menyebut Jokowi pernah membantu proses pembentukan kepengurusan Gerindra di Solo menjelang Pemilu 2009.

Namun, ia menegaskan bantuan tersebut tidak berarti Jokowi menjadi pengurus ataupun kader partai.

Baca Juga: Pengacara Soroti Skenario Jika Polemik Ijazah Jokowi Berujung Putusan Hukum, Negara Harus Bertindak?

Menurutnya, peran Jokowi saat itu hanya sebatas membantu proses administrasi dan pembentukan struktur awal di daerah.

Pernyataan tersebut kemudian mendapat respons dari praktisi intelijen Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra.

Ia berpendapat hubungan yang pernah terjalin pada masa lalu bisa saja menjadi salah satu faktor yang membuat Presiden Prabowo memilih tidak memberikan intervensi secara langsung terhadap polemik ijazah Jokowi.

Pernyataan itu merupakan pandangan pribadi narasumber dan belum mendapat konfirmasi dari pihak Istana.

Baca Juga: Yakup Hasibuan Lempar Tantangan ke Dokter Tifa, Minta Buktikan Tuduhan Ijazah Jokowi di Pengadilan

Sri Radjasa juga mengaku pernah berdiskusi mengenai isu tersebut dengan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Berdasarkan pengakuannya, ia memperoleh informasi bahwa Presiden Prabowo menginginkan seluruh proses hukum berjalan sesuai aturan dan tidak mengarah pada tindakan kriminalisasi terhadap pihak mana pun.

Klaim tersebut hingga kini belum memperoleh tanggapan resmi dari pemerintah maupun aparat penegak hukum.

Menurut Sri Radjasa, polemik ijazah Jokowi kini telah berkembang menjadi isu yang lebih luas karena menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum.

Baca Juga: Dokter Zulkifli Sebut Struktur Tulang Wajah Tak Bisa Diubah, Kaitkan dengan Polemik Foto Ijazah Jokowi

Oleh sebab itu, ia berpandangan penyelesaiannya perlu dilakukan melalui mekanisme hukum yang transparan agar tidak terus memunculkan spekulasi di ruang publik.

Sementara itu, hingga kini berbagai perkara yang berkaitan dengan polemik ijazah Jokowi masih bergulir di pengadilan.

Belum terdapat putusan berkekuatan hukum tetap yang menyatakan adanya pelanggaran hukum terkait isu tersebut.

Karena itu, seluruh pihak tetap diminta menghormati asas praduga tak bersalah dan menunggu hasil proses peradilan.

Baca Juga: Makin Memanas! Giliran Ketua KPU RI Dilaporkan ke DKPP Terkait Polemik Ijazah Jokowi

Hingga berita ini ditulis, Presiden Prabowo Subianto maupun pihak Istana belum memberikan tanggapan resmi terkait pandangan yang disampaikan FX Hadi Rudyatmo maupun Sri Radjasa Chandra.

Perkembangan perkara tersebut diperkirakan masih akan menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu ke depan.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.