BP2MI Kembali Berangkatkan Nakes ke Jerman, Total 84 PMI Dalam Tahun Ini

AKURAT BANTEN - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kembali melepas Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Negara Jerman. Pada tahun ini, sedikitnya ada 84 Tenaga Kesehatan (Nakes) yang diberangkatkan.
Plt. Kepala BP3MI Banten Fanny Wahyu Kurniawan mengatakan, pihak BP2MI kembali melepas tiga pekerja migran dengan program Government to Government (G to G) ke Jerman.
"Program ini telah berjalan sejak 2021 telah melakukan MoU dengan Pemerintah Indonesia ini merupakan peserta ke 84 di tahun ini," ujar Fanny kepada Akurat Banten di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Minggu (5/11/2023).
Baca Juga: Pemerintah Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Warga Palestina di Gaza
Sementara itu, Koordinator Direktorat BP2MI Penempatan Pemerintah Kawasan Eropa dan Timur Tengah, Sri Suratmi menyebutkan, hal ini sangat membanggakan karena komunitas dari Jerman sangat berharap tenaga dari Indonesia, terutama perawat.
"BP2MI kembali mengirimkan untuk dapat bersaing di sana pada sektor tenaga kesehatan. Untuk saat ini ada tiga. Dari Jawa Barat dua dan Aceh satu peserta," ungkap Sri Suratmi.
Untuk peserta yang dari Aceh sendiri, kata Sri Suratmi, pihaknya memberi atensi khusus berasal dari ujung Pulau Sumatera Indonesia.
Baca Juga: AKSI AKBAR Bela Palestina Digelar di MONAS Hari Ini, Dihadiri Para Tokoh Serta Pejabat Pemerintah
"Untuk dari Aceh ini, yang ketiga. Jadi kita bisa buktikan bahwa G to G ini bisa diikuti seluruh perawat di Indonesia. Seperti Maluku dan NTT sudah ada yang berangkat," kata Sri Suratmi.
Untuk persyaratan, lanjut Sri, mulai dari lulusan D3 dengan Surat Tanda Registrasi (STR) perawat yang aktif kemudian dokumen pribadi lainnya, serta ada formulir komitmen dan mengikuti pelatihan selama sembilan bulan yang dibiayai oleh Jerman.
"Untuk kontrak setahun menjadi asisten perawat, selanjutnya menjadi perawat di rumah sakit pemerintah dan swasta," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Krisis Selat Hormuz Bisa Ubah Ekonomi Global Selamanya, Dunia Mulai Tinggalkan Minyak Teluk
- 10Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan








